Menjadi agen gas elpiji adalah salah satu peluang bisnis yang paling menggiurkan. Pasalnya, siapa pun boleh terlibat dalam bisnis ini. Jika Anda sedang mencari pundi-pundi tambahan yang mampu membawa rezeki melimpah, menjual elpiji sebagai agen atau sub-agen dapat memberikan pemasukan yang cukup stabil.

Saat ini, ada dua jenis elpiji yang dijual secara bebas, yaitu tabung gas bersubsidi 3 kg dan gas nonsubsidi 12 kg. Sejak migrasi besar-besaran yang dicanangkan pemerintah pada satu dekade silam, hampir semua rumah di Indonesia kini sudah beralih memakai gas sebagai pengganti minyak tanah.

Keuntungan Menjadi Agen Gas Elpiji


Ada sejumlah keuntungan menjalankan bisnis sebagai agen, inilah beberapa di antaranya:

  • Permintaan terhadap gas elpiji selalu tinggi. Pada tahun lalu saja, jumlah permintaan naik hingga lebih dari 100%. Hal ini membuat Anda tidak perlu was-was mencari pelanggan. Pasti laku!
  • Sebagai agen Anda hanya perlu menyimpan dan menyalurkan elpiji. Dengan kata lain, pekerjaan yang perlu dilakukan sangat sederhana. Anda hanya perlu menyiapkan sejumlah modal di awal dan menerima keuntungan yang stabil setelahnya.
  • Harga jual yang diberikan Pertamina relatif stabil dari tahun ke tahun. Namun, harga jual ke masyarakat semakin meningkat. Selisih harga yang kian besar memberikan kesempatan untuk memperoleh lebih banyak keuntungan bagi agen.
  • Pertamina merupakan BUMN besar yang menyokong industri migas tanah air. Kemungkinan bangkrutnya hampir mustahil. Dengan kata lain, bisnis ini akan terus berjalan dalam kondisi apapun.
  • Dengan banyaknya penjualan, perhitungan omzet dapat dilakukan setiap hari. Bukan setiap bulan atau tahun.

Mendaftarkan Diri sebagai Agen


Untuk menjadi agen, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Berikut adalah rinciannya:

Mendaftarkan Diri ke Pertamina

Saat ini, proses pendaftaran dapat dilakukan secara daring. Anda hanya perlu mengunjungi situs pendaftaran resmi pertamina dan melengkapi formulir yang disediakan di sana. Ada dua opsi keagenan yang bisa dipilih: LPG bersubsidi dan LPG nonsubsidi. Anda bebas memilih yang mana saja, tetapi ingatlah bahwa bisnis LPG nonsubsidi biasanya membutuhkan modal yang lebih besar.

Melengkapi Dokumen yang Diperlukan

Selama proses pendaftaran Anda akan diminta menyerahkan beberapa dokumen, seperti Surat Perjanjian Kerja Sama, Izin Pendirian Usaha, Izin gangguan, dan Tanda Pendaftaran Perusahaan. Dengan kata lain, Anda harus memiliki badan usaha sendiri untuk menjadi seorang agen gas elpiji.

Anda pun perlu menyiapkan surat rekomendasi, yaitu surat dari pemerintah daerah yang menyatakan bahwa Anda direkomendasikan untuk membuka usaha agen gas di lingkungan sekitar badan usaha/perusahaan Anda.

Baca juga: Segala Hal Tentang Cara Urus Surat Izin Usaha Perdagangan

Menunggu Survei

Pegawai Pertamina akan melakukan survei untuk memastikan badan usaha Anda berhak menjadi agen. Adapun proses persetujuannya bisa memakan waktu cukup lama, tergantung dari banyak-tidaknya permohonan keagenan yang ada di pusat.

Dua hal yang sangat vital dalam persetujuan keagenan adalah lokasi usaha dan kondisi keuangan badan usaha Anda. Karena memiliki target yang cukup besar, Pertamina biasanya mengutamakan perusahaan dengan modal yang meyakinkan.

Mendirikan Usaha

Setelah menerima persetujuan keagenan, Pertamina akan memandu Anda memahami jalur distribusi dan memberikan target penjualan. Sebagai agen, Anda wajib memenuhi target yang ditetapkan oleh Pertamina.

Anda akan diberikan waktu sekitar 6 bulan untuk menyiapkan diri dan menjalankan usaha. Jika dalam kurun waktu tersebut usaha Anda tak juga berjalan, Pertamina akan “melempar” status keagenan ke pendaftar selanjutnya.

Kiat Sukses Menjadi Agen Gas Elpiji


Saat ini, sudah ada banyak sekali agen elpiji di tiap daerah. Lantas, bagaimana cara untuk bersaing dan memperoleh kesuksesan dari bisnis ini? Berikut adalah beberapa kiat yang bisa Anda ikuti.

1. Memutar Modal untuk Operasional

Biaya operasional agen adalah pengeluaran terbesar saat berbisnis gas elpiji. Uang yang dikeluarkan untuk menyewa gudang penyimpanan, menyewa/membeli alat transportasi, dan membeli tabung gas dari Pertamina pada mulanya dapat memakan biaya cukup besar. Namun, tak perlu khawatir, dengan prospek yang tinggi modal Anda bisa kembali dalam waktu relatif singkat.

Sebaiknya, pakai dulu keuntungan di awal untuk menambah modal usaha. Misalnya membeli mobil pick up tambahan atau menambah gudang. Makin besar aset usaha Anda, makin besar potensi omzet setiap harinya.

2. Menjual Aksesori Tabung Gas

Saat ini, ada beragam jenis aksesori tabung gas yang digunakan di setiap rumah; mulai dari selang penyambung gas, pengaman selang, regulator gas, pendeteksi kebocoran, dll. Untuk menambah profit, sebaiknya tawarkan juga penjualan aksesori tersebut ke sub agen atau pengecer langganan Anda.

Anda tidak perlu mewajibkan pengecer membeli aksesori tersebut. Cukup berikan opsi agar mereka bisa memilih aksesori apa saja yang dicari oleh para pelanggan. Mengingat keamanan penggunaan gas elpiji adalah prioritas utama, aksesori pengaman yang Anda jual pasti laris di pasaran.

3. Melakukan Retensi dan Ekspansi secara Seimbang

Retensi adalah usaha untuk mempertahankan pelanggan lama, sedangkan ekspansi adalah usaha mencari pelanggan baru. Dalam dunia bisnis, kedua usaha tersebut sama pentingnya sehingga harus mendapat perhatian yang seimbang.

Kebanyakan pengusaha sibuk melakukan ekspansi dan melupakan pelanggan lamanya. Jika ingin sukses, Anda sebaiknya melakukan segala cara untuk mempertahankan pelanggan lama. Misalnya dengan memberikan reward system atau sistem poin berhadiah setiap bulannya.

Baca juga: Ingin Jadi Wirausaha Sukses? Wajib Punya Sifat & Perilaku Ini

4. Mengutamakan Kualitas dan Kecepatan Pelayanan

Persaingan dalam dunia keagenan elpiji ditentukan oleh kualitas dan kecepatan pelayanan. Karena produk yang ditawarkan sama persis, Anda harus bisa memberikan value lain yang menarik minat pelanggan. 

Buatlah sistem pemesanan melalui aplikasi pesan singkat dan media daring. Anda juga harus memastikan pengiriman barang berjalan dengan mulus dan cepat. Tak hanya itu, lakukan pemeriksaan berkala untuk mengecek kualitas tabung yang dikirimkan Pertamina. Pasalnya, terkadang ada saja tabung yang bocor atau bermasalah, entah karena usia pemakaian yang sudah tua atau karena proses distribusi yang buruk.

5. Memasang Target yang Jelas dan Membuat Pembukuan yang Rapi

Pertamina memberikan target penjualan bagi agen setiap harinya. Jika ingin meraup pundi-pundi yang lebih banyak, pastikan Anda memasang target pribadi di atas target tersebut. Tidak perlu muluk-muluk, tambahan sebesar 20-30% di atas target saja sudah sangat bagus.

Hal lain yang perlu dilakukan adalah membuat pembukuan yang rapi dan tersusun. Catat semua biaya dan profit yang dikeluarkan setiap harinya. Selain penting dalam perkembangan bisnis, catatan ini juga nantinya diperlukan dalam proses pembayaran pajak dan pengelolaan badan usaha.

Penutup


Dari pembahasan di atas, dapat dilihat bahwa bisnis agen gas elpiji menawarkan peluang besar yang berpotensi membuat Anda kaya raya. Dengan pengelolaan yang baik dan cermat, bisnis ini dapat menghasilkan profit yang besar dan stabil dalam jangka panjang.

Kunci utama dari kesuksesan di bisnis ini adalah kerja keras dan kecerdikan mengatur modal. Makin banyak modal yang Anda putar, semakin besar profit yang didapat setiap harinya. Selamat berbisnis!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini