Perkembangan teknologi turut andil dalam merubah, membentuk, dan memengaruhi permintaan dan perilaku konsumen. Semakin berkembangnya teknologi, maka semakin beragam karakter konsumen dalam hal pencarian, pemilihan, pembelian, dan penggunaan suatu barang ataupun jasa

Dinamika perilaku konsumen ini merupakan hal wajib untuk diketahui oleh setiap pengusaha, sekaligus menjadi landasan bagi perusahaan dalam menetapkan strategi pemasaran. Perusahaan pun lebih dapat memenuhi keinginan serta kebutuhan konsumen, dan pada akhirnya berimbas pada perkembangan perusahaan.

Lantas, bagaimana umumnya perilaku konsumen pada era digital sekarang ini? Lalu, bagaimana seharusnya seorang marketer atau perusahaan bereaksi terhadap perubahan karakter konsumen tersebut? Simak ulasannya berikut ini!

Kecenderungan Memilih dan Membandingkan Produk dari Ulasan Online


Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa ulasan (review) produk yang dipajang pada laman toko online merupakan senjata paling ampuh untuk menarik dan memengaruhi keputusan konsumen. Semakin baik ulasan yang diberikan, semakin besar pula kemungkinan status calon konsumen berubah menjadi konsumen. 

Sejalan dengan perilaku konsumen yang lebih cenderung melakukan riset ulasan produk ataupun jasa melalui internet (baik itu melalui mesin pencari ataupun media sosial), sudah seharusnya perusahaan bereaksi dan berusaha agar semua konsumen mendapatkan kepuasan dalam transaksi. Pada akhirnya, konsumen akan memberikan ulasan-ulasan positif terhadap perusahaan.

Intinya, pastikan bahwa perusahaan hanya akan selalu mendapatkan ulasan positif dari setiap pelanggan. Serta, jadikan informasi ini sebagai senjata pemikat calon konsumen yang sedang melakukan riset terhadap produk dan layanan perusahaan Anda.

Lebih Menyukai Personalisasi Produk atau Layanan


Masing-masing calon konsumen sejatinya memiliki harapan yang berbeda terhadap produk dan layanan yang Anda tawarkan. Hal inilah yang membuat sebuah produk atau jasa yang menawarkan pilihan untuk bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan lebih disukai dan populer. 

Perusahaan perlu tanggap akan tren ini. Berikanlah produk atau jasa yang Anda tawarkan sentuhan ‘customized’ yang bisa pelanggan atur sendiri sesuai keinginan atau kebutuhan. Melalui pendekatan ini tentunya perusahaan akan dapat memberikan kepuasaan berlebih kepada pelanggan dan berimbas pada kemajuan perusahaan. 

Bagaimana caranya? Misalnya, jika usaha Anda bergerak dalam bidang kuliner, sajikan menu yang bisa disesuaikan tingkat kepedasannya. Pun jika usaha Anda bergerak pada bidang jasa, bisnis laundry misalnya, sajikan pilihan jenis parfum pakaian yang bisa pelanggan pilih sesuai keinginan mereka. 

Mengutamakan Kemudahan dalam Bertransaksi, Khususnya Pemesanan dan Pembayaran


Perkembangan era digital sedikit banyak mengubah pola hidup manusia ke arah yang lebih praktis, termasuk dalam hal transaksi perbelanjaan. Perilaku konsumen sekarang ini lebih cenderung menyukai suatu hal yang simpel dan cepat untuk pemesanan serta pembayaran produk. 

Jika ada dua alternatif cara pemesanan, antara telepon dan pesan WhatsApp, pelanggan sudah pasti akan lebih memilih memesan produk melalui pesan WhatsApp. Selain itu, jika harus memilih pembayaran tunai atau cashless, pelanggan akan lebih memilih metode pembayaran nontunai. 

Tidak mengherankan karena sudah menjadi sifat alami manusia untuk menyukai sesuatu yang mudah, praktis, murah, dan aman. Kaitannya dengan bisnis adalah karakter konsumen seperti ini wajib dipenuhi untuk kelangsungan bisnis. 

Selalu Ingin Menjadi Bagian dari Tren


Sadar ataupun tidak, pelanggan di era digital ini selalu ingin menjadi bagian dari sebuah tren. Mereka tidak ingin tertinggal dari segala sesuatu yang sedang menjadi trending topic

Hal ini bisa menjadi sebuah peluang bisnis, tetapi tergantung pada bagaimana perusahaan dan tim marketer Anda bereaksi. Jangan sampai salah memberikan pendekatan bisa jadi perilaku konsumen ini malah berubah menjadi ancaman. 

Jika Anda menemukan bahwa makanan dengan sentuhan topping beragam sedang menjadi tren, maka inovasi menu pada usaha kuliner Anda perlu dilakukan. Misalnya, menambahkan topping ayam pedas andalan Anda dengan keju dan salted egg, atau menciptakan menu pisang goreng dengan varian topping dan rasa. 

Cara lain yang bisa Anda lakukan adalah bermain pada segmen pengemasan. Terkadang sebuah kemasan yang unik dan Instagramable dapat menciptakan sebuah tren dan menjadi trending topic

Baca juga: Eatlah: Berawal dari Makanan Favorit, Hingga Jadi Bisnis Top!

Itulah tadi empat perilaku konsumen yang bisa jadi landasan pengambilan keputusan mengenai strategi pemasaran pada perusahaan Anda. Akan tetapi, Anda harus terus melakukan evaluasi dan observasi pada perubahan karakter konsumen karena manusia, teknologi, dan faktor lainnya selalu bersifat dinamis. Oleh karenanya perubahan merupakan sesuatu yang mutlak.

Selanjutnya, dengan setiap perubahan yang terjadi, bijaklah untuk bereaksi. 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini