Begitu mendengar bisnis properti online apa yang langsung Anda bayangkan? Kalau tidak berhubungan dengan rumah atau apartemen, dan juga kos, pasti Anda membayangkan modal yang besar. Apalagi harga rumah di kota besar bisa sampai miliaran rupiah. Menjalankan bisnis ini tentu butuh modal yang berkali lipat dari harga jualnya.

Menjalankan bisnis properti memang membutuhkan banyak sekali modal, bahkan miliaran rupiah adalah angka yang biasa. Namun, Anda bisa menjalankan bisnis properti online yang jauh lebih ramah di kantong, bahkan modalnya hanya jutaan atau tanpa modal sama sekali.

Nah, kalau Anda penasaran tentang bisnis properti secara online yang tanpa modal sama sekali atau hanya jutaan rupiah saja, simak ulasan di bawah ini.

1. Perantara Jual Beli Rumah secara Online

Profesi broker masih banyak diminati karena menjanjikan penghasilan yang tinggi

Faktanya penjual dan pembeli kadang bingung harus menghubungi siapa saat akan menjual atau membeli produk properti. Di sinilah peran perantara, broker properti, atau mungkin makelar properti dibutuhkan. Para perantara ini akan menghubungkan dua orang yang saling membutuhkan untuk mendapatkan kesepakatan.

Menjadi seorang perantara memang tidak membutuhkan modal uang. Meski demikian, ada beberapa kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang perantara atau makelar. Pertama adalah memahami tren harga properti yang ada di kawasan itu. Dengan mengetahui tren beserta lokasi, Anda bisa memberikan rekomendasi harga.

Selanjutnya seorang perantara properti ini juga harus memiliki jaringan yang luas. Mereka harus memiliki semacam data base terkait dengan rumah-rumah yang akan dijual beserta harganya. Dengan modal ini bisnis yang dilakukan bisa berjalan dengan lebih cepat dan mudah.

Keuntungan yang didapatkan seorang broker properti ini bervariasi mulai dari jutaan sampai puluhan juta. Uang didapatkan dari komisi penjual atau pembeli yang menggunakan jasanya. Pada awal kerja sama akan dibuat kesepakatan bersama agar saat barang terjual, pembayaran tidak akan menjadi masalah.

Anda bisa membuat kerja sama di kertas yang bermaterai. Dengan cara ini antara penjual, pembeli, dan Anda sebagai perantara akan merasa aman secara hukum dan menjalankan fungsinya masing-masing.

2. Ikut Melakukan Pendanaan Properti secara Massal

Saat ini ada banyak sekali platform yang menawarkan P2P lending secara instan dan mudah. Situs ini akan mempertemukan pada pemilik modal dan juga peminjam. Biasanya akan ada pihak peminjam yang membuka proyek pendanaan dan Anda beserta orang lain akan ikut memberikan dana sesuai dengan kemampuan.

Kalau Anda hanya memiliki modal sekitar Rp1 juta saja, uang itu bisa digunakan untuk melakukan pendanaan ke satu proyek ke proyek lain. Dalam periode tertentu akan ada return atau pengembalian uang beserta bunga. Jumlah keuntungan ini bervariasi dan ada yang sampai 11 persen dalam satu tahun.

Bisnis properti online ini bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Modalnya juga sesuai dengan uang yang Anda miliki. Semakin besar uang yang dimiliki, kemungkinan mendapatkan untung yang besar akan meningkat. Apalagi kalau pendanaanya berjalan dengan sukses.

Sebelum memberikan pendanaan properti ke orang lain, ada baiknya untuk melihat portofolionya atau profilnya. Jangan asal memberikan pendanaan, apalagi pada perusahaan atau individu yang mencurigakan. Situs P2P lending ini menerima siapa saja, bahkan yang sudah ditolak kreditnya oleh bank. Pastikan untuk selalu hati-hati apalagi kalau modal yang Anda pakai cukup besar.

3. Mencoba Membeli Saham Perusahaan Properti

Selain P2P lending, kalau Anda memiliki modal yang cukup dan tidak terlalu besar, bisa memulai membeli saham perusahaan properti. Harga saham properti umumnya tidak terlalu mahal per lembarnya. Anda bisa membeli sesuai dengan dana yang saat ini dimiliki.

Sebelum membeli saham perusahaan, perhatikan tren pergerakan sahamnya apakah sedang mengalami tren naik atau turun. Beli saham perusahaan properti yang memiliki tren naik untuk mendapatkan keuntungan. Hindari membeli yang trennya turun kecuali Anda yakin saham itu punya potensi naik.

Harga saham di bursa selalu fluktuatif dan dipengaruhi oleh kondisi ekonomi negara atau dunia. Kadang semua saham melejit naik dan kadang anjlok berjamaah. Dengan kondisi seperti ini Anda harus siap untuk dan siap rugi.

Belajarlah hal-hal terkait dengan saham, bagaimana cara melakukan analisis, dan mendulang keuntungan. Ada saatnya Anda harus membeli saham atau menjualnya untuk memaksimalkan keuntungan. Pertahankan saham yang terlihat potensial dan lepas saham yang mulai tidak ada harganya di pasaran.

4. Membuka Bisnis Homestay atau Penginapan Independen

Bisnis properti dalam bentuk penyewaan ini bisa membutuhkan modal yang cukup atau tanpa modal sama sekali. Modal dibutuhkan untuk melakukan renovasi atau membeli fasilitas yang bisa digunakan oleh penyewa. Misal pendingin ruangan, televisi, dan juga perangkat internet nirkabel.

Anda bisa merenovasi bangunan rumah yang sedang ditempati atau bangunan lain untuk disewakan sebagai homestay. Saat ini sudah ada banyak layanan penginapan independen yang menawarkan tarif cukup masuk akal dan fasilitas yang tidak kalah lengkap. Biasanya pada backpacker mencari akomodasi ini ketimbang hotel.

Kalau Anda ingin menyewakan kamar atau mungkin bangunan, ada baiknya memperhatikan kelengkapan fasilitas dan kualitas bangunan. Selanjutnya lakukan promosi ke media sosial agar bisa dikenal oleh banyak orang. Buat aturan yang jelas terkait penggunaan fasilitas agar terjaga dengan baik.

Anda juga bisa bergabung ke beberapa platform penyewaan kamar atau bangunan secara online. Kalau melakukan ini ada baiknya menyesuaikan harga dengan pasar, mengambil foto yang baik, dan sebisa mungkin mendapatkan rating yang sempurna.

5. Membangun Situs Penyewaan Properti

Bisnis properti yang bisa dilakukan secara online terakhir adalah membangun situs penyewaan properti. Situs ini bisa digunakan untuk membuat data base penyewaan homestay secara mandiri dan menawarkannya pada orang lain. Situs ini akan memudahkan pada pencari akomodasi dan juga pemilik akomodasi.

Sistem situs ini adalah bagi hasil. Misal Anda akan mendapatkan beberapa persen dari tarif sewa. Biaya ini bisa dibebankan pada penyewa atau patungan dengan pemilik properti.

Bisnis properti dengan cara ini tidak membutuhkan terlalu banyak modal. Namun, Anda harus mendapatkan data pemilik properti dan melakukan kerja sama. Bagian ini yang akan membutuhkan waktu lama dan menyita tenaga. Anda bisa melakukan pendataan properti atau membuka pengumuman agar pemilik properti bisa mendaftar sendiri.

Inilah beberapa ulasan tentang aneka bisnis properti online yang bisa dijalankan tanpa modal atau hanya jutaan rupiah saja. Dengan modal yang cukup minim, untung yang Anda dapatkan cukup lumayan. Apalagi sudah tahu bagaimana menjalankan dengan benar dan meminimalkan risiko.

Apa pun jenis bisnis properti yang Anda lakukan secara online selalu pertimbangkan kemungkinan rugi dan untungnya. Kalau bisnis yang dijalankan terlalu berisiko dan Anda tidak memiliki kompetensi di sana, lebih baik belajar dahulu dan tunda. Lakukan sesuatu yang mudah dan bisa dilakukan kapan saja.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini