Sebagai persyaratan dokumen yang sering diminta perusahaan-perusahaan saat rekrutmen, CV tentunya tidak boleh sembarangan Anda buat. Berkas satu ini ternyata bukan hanya deskripsi terperinci dan komprehensif dari kredensial dan prestasi akademik Anda saja. Apa sebenarnya itu CV, dan apa yang harus ada di dalamnya? Temukan rincian penjelasannya di sini, beserta dengan tips membuat CV yang menonjol dan kesalahan yang harus Anda hindari.

Apa Itu Curriculum Vitae (CV)?

Secara mendasar, CV merupakan sebuah riwayat hidup yang berisi daftar kualifikasi dilihat dari informasi terperinci tentang sejarah profesional dan akademik seseorang. CV adalah kependekan dari curriculum vitae yang merupakan frasa Latin, yang berarti “jalan hidup.” Pada tahun 1482, Leonardo da Vinci adalah orang pertama yang membuat curriculum vitae. Pada saat itu dia menuliskan kemampuan kemampuannya dan mengirimkan suratnya guna untuk mencari pekerjaan. Kemudian, dokumen ini akhirnya dibuat menjadi formal dan mulai dimintai selama wawancara kerja pada sekitar tahun 1950-an.

Informasi yang Harus Ada di Dalam Sebuah CV

CV Anda harus dimulai dengan informasi kontak dasar, seperti nama lengkap, alamat, nomor telepon, dan alamat email Anda. CV juga mencakup penjelasan komprehensif tentang sejarah akademik. Jika Anda pernah memiliki proyek penelitian, publikasi, atau kontribusi presentasi, Anda juga bisa memasukkannya. Anda juga boleh mencantumkan hibah, penghargaan akademik, dan penghargaan terkait lainnya yang telah Anda terima.

Bagian pekerjaan di harus berisi posisi yang pernah Anda jalani, baik yang dibayar maupun yang tidak (seperti magang, misalnya). Anda juga bisa memasukkan pengalaman sukarela (volunteer) di sini, beserta dengan keanggotaan dalam asosiasi profesional (jika ada).

Di era yang serba digital ini, memiliki akun linkedIn adalah keharusan. Buatlah sebuah resume dengan foto yang profesional sehingga, HRD tertarik untuk membaca lebih lanjut tentang pengalaman kerja anda. Disamping itu jika resume di LinkedIn anda bagus, maka besar kemungkinan anda untuk diburu oleh job hunter, tentu saja hal ini akan membantu anda dalam mencari pekerjaan.

Terakhir, Anda biasanya juga perlu memberikan daftar referensi yang bisa dihubungi lebih lanjut oleh pihak rekrutmen. Sertakan informasi kontak mereka pada CV agar mereka dapat dihubungi atau dimintai menulis surat rekomendasi tentang Anda. 

Jika dirangkum, informasi yang diperlukan pada saat membuat CV adalah: 

  • Nama, alamat, nomor telepon, dan alamat email
  • Gelar, institusi, dan tanggal gelar (terkadang IPK juga perlu ditulis)
  • Penghargaan, beasiswa, dan hibah (jika ada)
  • Publikasi dan presentasi (jika ada)
  • Pengalaman kerja, magang, atau volunteer (berbayar maupun yang tidak dibayar)
  • Bahasa, komputer, dan/atau keterampilan lainnya (Soft Skill)
  • Kegiatan dan/atau minat (opsional)
  • Layanan dan keanggotaan dalam asosiasi profesional (jika ada)

Kesalahan CV yang Harus Dihindari

  • Hanya sertakan informasi faktual. Berbohong atau melebih-lebihkan informasi hanya akan menghasilkan konsekuensi negatif.
  • Jangan terlalu pribadi. Berkata jujur memang bagus, akan tetapi ada beberapa informasi yang tidak perlu ditulis. Informasi Pribadi, Hobi dan Atribut Fisik tidak akan pernah di bahas dalam sebuah wawancara.
  • Hindari godaan untuk menjadi kreatif. CV harus menggunakan font sederhana dan umum seperti Helvetica atau Times New Roman. Gunakan kertas putih atau berwarna netral lainnya dengan tinta hitam untuk salinan CV Anda.
  • Tetap profesional. Pastikan Anda menggunakan alamat email yang terdengar profesional. Buatlah email baru jika diperlukan.
  • Edit, lalu edit lagi. Periksa kembali apakah ada kesalahan ketik, kesalahan ejaan, kesalahan tata bahasa dan kesalahan lainnya. Mintalah bantuan seseorang yang memiliki penguasaan bahasa yang baik untuk mengoreksi CV Anda. Kesalahan yang terdeteksi akan membuat Anda terlihat ceroboh, dan itu jelas bukan pesan yang ingin Anda sampaikan kepada pihak HRD.

Apa yang Membuat CV Menonjol?

Kesan pertama sangat penting untuk membuat perekrut menghubungi Anda setelah membaca CV Anda. Beberapa tips sederhana agar CV Anda menonjol dari yang lain adalah:

  • Kustomisasi untuk pekerjaan yang Anda inginkan. Tanggapi deskripsi pekerjaan secara langsung dan jelaskan mengapa Anda adalah kandidat terbaik untuk posisi tersebut. Anda dapat melakukan ini dengan menghubungkan prestasi dan jobdesk pekerjaan. 
  • Pembukaan yang kuat. Anda dapat memulai dengan ringkasan keterampilan dan pencapaian utama yang relevan dengan posisi yang dilamar. 
  • Sorot perubahan dan pertumbuhan. Tunjukkan bagaimana Anda telah tumbuh dan berkembang dalam bidang yang ditekuni. Ini akan menunjukkan bahwa Anda telah belajar banyak dari posisi-posisi sebelumnya, dan Anda berkomitmen untuk terus belajar dan memperluas keahlian Anda.
  • Tekankan hasil. Buat CV Anda menonjol dengan menekankan data yang dapat diukur untuk menunjukkan prestasi atau pencapaian Anda di pekerjaan-pekerjaan sebelumnya. 

Membuat CV yang menarik bisa jadi sangat memakan waktu, tetapi ini adalah kesempatan Anda untuk menunjukkan kualifikasi kepada calon perusahaan. Kami harap semua informasi yang telah disuguhkan di atas dapat membantu Anda, dan semoga sukses dalam pencarian pekerjaan Anda!

Baca Juga: Cara Membuat Infografis dari 5 Aplikasi Website Keren Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini