Sekarang ini, banyak pebisnis beralih menggunakan infografis sebagai media promosi untuk menampilkan data yang lebih atraktif tentang produk atau layanannya. Tampilan visual yang keren dapat menarik perhatian banyak orang dan berimbas pada peningkatan transaksi penjualan. Sebenarnya apa itu infografis? Apa saja manfaat dan jenis-jenisnya? Yuk, simak penjelasannya.

 

Pengertian Infografis

Infografis merupakan bentuk penyajian data dengan mengedepankan konsep visual dengan tambahan teks dan gambar-gambar ilustrasi yang keren. Proses pembuatan dan penyajiannya menghasilkan persentase visual yang lebih dominan dibandingkan dengan informasi teks. Istilah-istilah seperti information design, data visualization, dan information architecture digunakan dalam penyajian data ini. 

Baca Juga: Cara Membuat Infografisdari 5 Aplikasi Website Keren Ini

 

Manfaat Infografis Untuk Bisnis Kecil

Berikut ini merupakan berbagai manfaat penyajian data dalam bentuk infografis:

 

1. Informasi Rumit Menjadi  Menarik Untuk Dilihat

Penggunaan elemen Chart, SmartArt, Shapes, Background, Font, Clip Art, Flat Color, dan Icon bisa membuat informasi yang disampaikan lebih menarik dan enak dilihat. Sesuaikan elemen-elemen tersebut dengan pokok bahasan.

 

2. Mengetahui Inti Pembahasan Infografis

Manfaat selanjutnya adalah pembaca secara langsung bisa mengetahui inti dari data dan informasi yang disampaikan. Hal ini dikarenakan gambar yang digunakan terstruktur, mulai dari judul pembahasan, pembukaan, isi, kesimpulan, sampai referensi data. 

 

3. Mudah Untuk Diingat

Visualisasi data yang tersaji pada infografis lebih mudah diingat jika dibandingkan dengan pembahasan yang hanya menggunakan teks. Hal ini dikarenakan penggunaan gambar yang beragam dan lebih berwarna warni.

 

4. Lebih Terpercaya Dan Profesional

Pada umumnya penyajian data yang menggunakan bentuk infografis memiliki daya tarik sendiri bagi pembaca. Data yang dibuat terlihat lebih reliabel dan profesional. Tentu saja data yang digunakan harus valid dan ditulis sumber referensi datanya. 

 

Jenis-jenis Infografis Yang Biasa Digunakan

Infografis memiliki berbagai jenis yang disesuai dengan tujuannya masing-masing. Berikut ini adalah jenis-jenisnya. 

 

1. Infografis animasi

Salah satu jenis infografis yang sering digunakan adalah jenis animasi atau dikenal juga dengan animated infographics. Penyajian data dengan cara animasi menjadi lebih atraktif seperti menonton film.

Jenis ini sering ditemukan di berbagai acara televisi atau Youtube. Penggunanya mengombinasikan media audio dan visual dalam bentuk 2 dimensi atau 3 dimensi. Untuk mendapatkan hasil yang terlihat lebih nyata dan kompleks, animasi 3 dimensi bisa menjadi pilihan. 

Penggunaan animasi dalam infografis ini biasanya memadukan konsep audio visual dengan gambar yang bergerak disertai dengan latar belakang suara sehingga konsep serta pesan yang dibuat dapat sampai ke pembaca.

Penggunaan infografis animasi dalam penyajian data tidaklah mudah. Anda memerlukan konsep yang matang karena melibatkan berbagai profesi, seperti animation creator, director, illustrator, music director, dan profesi-profesi lainnya.

 

2. Infografis statis

Infografis statis merupakan jenis infografis yang bentuk penyajiannya dalam bentuk visual statis tanpa melibatkan konsep animasi bergerak ataupun konsep audio. Jenis ini lebih sederhana dan paling mudah serta sering dimanfaatkan kegunaannya dalam berbagai kebutuhan.

Karena kemudahaan dan kesederhanaan, banyak spesial event bertaraf internasional menggunakanannya. Misalnya, pada pameran tentang migas dan energi yang diadakan di Korea Selatan menggunakan konsep dari infografis statis ini untuk mempresentasikan data dengan cara yang lebih atraktif. 

Bahkan, penyajian data tentang potensi sumber daya alam Indonesia berupa energi strategis serta gas alam Indonesia untuk event internasional tersebut juga menggunakan jenis infografis statis ini.

 

3. Infografis interaktif

Jenis yang ketiga adalah interaktif. Jika dibandingkan di antara jenis-jenis sebelumnya, infografis interaktif yang paling kompleks. Hal itu dikarenakan sasaran penyajian informasi untuk infografis interaktif bisa melakukan interaksi terhadap data yang disajikan. 

Agar tujuan penyajian data tercapai dengan baik, perlu adanya kerja sama antara programmer dengan developer. Kerja sama di antara mereka bisa berimbas pada kelancaran terhadap interaksi animasi maupun pemprograman. 

Contoh penyajian data dalam bentuk ini dapat diimplementasikan dalam pemberian informasi tentang jenis-jenis sayuran di Indonesia. Pembaca bisa mengeklik berbagai kategori sayuran. Ketika ditekan menunya, informasi tentang data sayuran tersebut beserta gambar animasi bergerak akan muncul.

 

Inilah informasi tentang pengertian infografis, manfaat, dan jenis-jenisnya. Dengan mengetahui tentang hal ini, Anda bisa mengenal bahkan menerapkan penggunaannya untuk menarik konsumen menggunakan produk atau layanan pada bisnis Anda. Semoga informasi ini bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here