Ide bisnis bisa datang dari mana saja, termasuk sampah sekalipun, lebih tepatnya sampah plastik. Seiring dengan berkembangnya teknologi dan kiat dalam menjaga bumi, banyak dari kita yang sudah memotong penggunaan plastik sekali pakai. Namun ternyata, hal itu belum cukup. Hal ini telah membuat peluang bisnis daur ulang plastik menjadi bisnis yang menjanjikan, sekaligus disukai oleh banyak orang yang mencintai alam.

Peluang Bisnis Daur Ulang Plastik

Dengan adanya volume sampah plastik yang tinggi di Indonesia, bisnis ini mampu mengubah hal yang sekilas tidak berguna menjadi barang yang lebih bermanfaat. Tak hanya itu, bahkan sampai bisa memiliki nilai ekonomi. Bisnis ini, jika dikelola dan dilakukan dengan baik dan benar, keuntungannya bisa mencapai puluhan juta rupiah per bulannya!

Terdengar menggiurkan bukan? Terlebih lagi bahan bakunya bisa dibilang mudah dan ekonomis untuk didapatkan. Selain itu, hingga saat ini kebutuhan akan plastik masih sangat tinggi di Indonesia, jadi bisnis ini memiliki kemungkinan besar untuk bertahan lama.

Baca juga: Ide Kerajinan Barang Bekas untuk Dapatkan Passive Income

Yang Diperlukan untuk Memulai Bisnis Daur Ulang Plastik

Ilustrasi bisnis daur ulang plastik

1. Lokasi Proses Daur Ulang

Untuk menjalankan bisnis ini, diperlukan lahan yang luas, untuk skala kecil bisa dilakukan di rumah. Namun, untuk skala besar disarankan untuk menyewa lahan. Mulai dari 15 meter persegi, hingga 150 meter persegi lahan kosong dibutuhkan untuk kelancaran proses daur ulang plastik.

2. Membuat Rencana Bisnis

Setelah urusan lahan sudah selesai, saatnya Anda memikirkan rencana bisnis. Apakah hasil daur ulangnya akan dijual dengan skala nasional, atau internasional? Keduanya bisa dilakukan dengan bantuan pihak ketiga, yaitu e-commerce. Selain itu, Anda juga harus menentukan akan ke arah mana bisnis ini, dan membuat target – target tertentu agar bisnisnya tidak hilang arah dan akhirnya malah terjadi kerugian.

3. Menghitung Modal

Modal untuk menjalankan bisnis ini cukup banyak, memang benar bahwa sampah plastiknya bisa dibeli dari pemulung. Namun, bagaimana dengan alat berat yang digunakan? Selain itu, biaya air, listrik, transportasi juga harus diperhitungkan. Usaha kecil hingga menengah ini bisa dilakukan dengan modal kurang dari 500 juta rupiah. Berikut adalah mesin – mesin yang dibutuhkan: Mesin pencacah plastik, mesin penggerak dan mesin pengering. Ada juga beberapa alat manual, seperti: timbangan, alat press, pisau crusher, pompa air beserta selangnya, dan masih banyak lagi.

4. Mengurus Izin Usaha

Tidak kalah penting dengan modal, izin usaha adalah hal yang bisa menghambatmu di saat sudah menjalankan bisnis ini. Surat izin usaha, bisa didapatkan di institusi pemerintah setempat. Pastikan semua perizinan sudah diselesaikan agar nantinya tidak mengganggu proses produksi atau penjualan.

Baca juga: Segala Hal Tentang Cara Urus Surat Izin Usaha Perdagangan

5. Tetapkan Target Konsumen yang Tepat

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, demi memaksimalkan peluang bisnis daur ulang plastik, Anda harus menentukan target konsumen yang tepat. Apakah masyarakat lokal? Jika demikian, berapa harga yang akan dipatok untuk memperoleh keuntungan? Begitu pula jika ingin mengekspor ke luar negeri, karena daya beli setiap target konsumen berbeda – beda. Umumnya disebabkan oleh perbedaan kurs mata uang.

6. Mengumpulkan Bahan

Lanjut ke persiapan selanjutnya, yaitu pengumpulan bahan baku produksi. Tidak semua plastik bisa digunakan, jenis yang bisa didaur ulang adalah jenis plastik HDPE, LDPE dan PP. Setiap plastik tersebut juga memiliki teknik pengolahan yang berbeda – beda. Untuk skala kecil, disarankan untuk memulai dari pengolahan plastik jenis HDPE.

Dalam memperoleh sampah, bisa dengan memanfaatkan jasa pemulung, bekerja sama dengan warga setempat, atau bisa juga bekerja sama dengan institusi, seperti sekolah dan rumah sakit.

7. Membuka Lowongan Karyawan

Saat bisnis Anda mulai berjalan, tentunya tidak bisa dilakukan sendirian atau dengan bantuan keluarga saja. Akan tiba saatnya untuk membuka lowongan pekerjaan. Memilih pegawai tidak bisa sembarangan. Selain memiliki kemampuan atau pengalaman mendaur ulang plastik, pilihlah karyawan yang pekerja keras, jujur dan bertanggung jawab. Kemampuan atau skill bisa diajarkan, tapi sikap akan sulit untuk diubah. 

Inspirasi Barang Hasil Bisnis Daur Ulang Sampah Plastik

Ilustrasi bisnis daur ulang plastik

Hasil daur ulang sampah plastik bisa dibentuk. Umumnya, akan berbentuk lembaran persegi. Berikut adalah beberapa barang yang bisa dibuat.

1. Rak Tata Rias

Dengan lembaran padat hasil daur ulang. Anda bisa membuat rak untuk menaruh alat – alat tata rias. Dengan pola – pola yang dihasilkan plastik daur ulang, tentunya akan menambah daya tarik dari kosmetik yang ada di atasnya.

2. Meja Lipat Mini

Anda tidak asing dengan meja lipat untuk anak kecil bukan? Umumnya dibuat dari bahan yang tidak tahan air. Dengan menggunakan papan plastik hasil daur ulang, meja belajar tersebut akan lebih awet, dan juga anti-air.

3. Rak Bumbu Masakan

Produk ini bisa dipasarkan kepada mereka yang hobi memasak. Rak bumbu yang kecil dan sederhana yang terbuat dari bahan daur ulang plastik ini tentunya memiliki daya tarik tersendiri.

Kesimpulan

Peluang bisnis daur ulang plastik adalah bisnis yang menjanjikan. Dengan modal kurang dari 500 juta rupiah, Anda bisa memulai bisnis yang memiliki nilai jual di pasar nasional maupun internasional. Jika Anda masih kurang yakin untuk berkomitmen, terdapat beberapa bisnis yang sudah membuka kemitraan pada bidang ini, Anda bisa melihat dan mempelajari mereka terlebih dahulu. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here