Anda tentu sudah sering mendengar orang-orang mengumumkan preferensi mereka dengan gamblang, misalnya dengan menyebut diri mereka sebagai Tim Samsung atau Tim Apple, Tim Nike atau Tim Adidas, Tim McD atau Tim Burger King, dan seterusnya. Inilah yang terjadi ketika suatu bisnis meningkatkan brand awareness. 

Melalui sejumlah strategi, sebuah usaha berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan merek mereka hingga merasuk ke dalam gaya hidup dan kebiasaan berbelanja masyarakat. Bahkan karena saking terbiasanya, mereka tidak akan berpikir dua kali saat akan membeli produk tersebut bahkan hingga berkali-kali.

Jadi, apa sebenarnya brand awareness dan seberapa pentingkah hal ini untuk sebuah bisnis kecil?

Baca juga: Pahami Pentingnya Brand Ambassador Untuk Bisnis Anda

Definisi Brand Awareness


Brand awareness merepresentasikan seberapa familier masyarakat dengan merek Anda dan seberapa baik mereka mengenalinya. Meningkatkan kesadaran merek sangatlah penting bagi setiap perusahaan baik besar maupun kecil terutama pada tahap awal bisnis.

Bagi sebagian orang kesadaran merek memang terasa seperti konsep yang sangat abstrak, apalagi jika Anda adalah seorang pebisnis yang lebih suka bergelut dengan angka. Namun, jangan salah, tidak dapat diukur dengan angka bukan berarti tidak dapat memberikan manfaat. Sebaliknya, brand awareness justru sangat penting untuk mencapai tujuan pemasaran dan akhirnya kesuksesan bisnis Anda.

Pentingnya Kesadaran Merek bagi Bisnis


Ada beberapa alasan mengapa brand awareness atau kesadaran merek sangatlah penting bahkan untuk bisnis kecil atau yang baru dibangun sekalipun. Berikut ini beberapa di antanya:

1. Menciptakan Kepercayaan

Sekarang ini, masyarakat umumnya berusaha mencari informasi dan pendapat orang lain sebanyak-banyaknya sebelum memutuskan untuk membeli suatu produk. Inilah mengapa kepercayaan terhadap suatu produk menjadi semakin penting. Ketika seseorang percaya dan merasa memiliki ikatan dengan suatu merek, mereka tidak akan ragu untuk memilih merek Anda lagi. 

Ketika seseorang sudah tidak merasa perlu berpikir dua kali untuk memilih suatu merek, maka selanjutnya akan tercipta loyalty atau kesetiaan terhadap merek tersebut. Menciptakan brand awareness artinya menciptakan kepribadian bagi merek Anda, membuka sarana untuk menyampaikan cerita dan menerima masukan.

2. Menciptakan Keterikatan

Anda tentu sering mendengar bagaimana masyarakat menyebut Rinso sebagai kata ganti sabun cuci, atau Honda sebagai kata ganti sepeda motor, atau Masako sebagai kata ganti penyedap rasa. Penggunaan nama merek sebagai pengganti istilah kata benda menunjukkan betapa kuat brand awareness merek-merek tersebut sehingga mendorong masyarakat untuk mengubah kata-kata yang lebih umum menjadi nama merek. 

Hal inilah yang dimaksud dengan keterikatan. Semakin kuat keterikatan tersebut, maka masyarakat sudah tidak lagi sadar bahwa kata yang sebenarnya ingin mereka ucapkan adalah sabun cuci, bukan Rinso. Akibatnya, tanpa disadari, kita juga melakukan pemasaran sendiri lewat kata-kata tersebut. 

3. Membangun Ekuitas Merek

Semakin tinggi kesadaran masyarakat terhadap suatu merek, semakin tinggi pula ekuitas merek tersebut. Ekuitas menggambarkan nilai suatu merek yang ditentukan oleh pengalaman konsumen saat menggunakan suatu produk. Dengan pengalaman dan persepsi yang positif terhadap suatu positif, maka ini akan memberikan nilai positif pula bagi ekuitas merek Anda, begitu pula sebaliknya.

Ekuitas tinggi juga memberikan berbagai manfaat tersendiri untuk bisnis Anda. Manfaat tersebut antara lain: menghasilkan harga yang lebih tinggi karena merek dipercaya bernilai tinggi, harga saham ikut naik, serta meningkatkan kemampuan untuk mengembangkan merek guna menghasilkan produk lainnya.

Tips dan Trik Membangun Brand Awareness


Itulah tadi beberapa alasan mengapa penting bagi setiap bisnis baik besar maupun kecil untuk menciptakan kesadaran bisnis atau brand awareness. Untuk mendapatkan manfaat tersebut secara optimal, Anda juga akan memerlukan strategi yang tepat. 

Brand awareness tidak terjadi dalam semalam saja, apalagi hanya melalui iklan atau kampanye pemasaran yang sederhana. Ada banyak strategi dan upaya yang dilakukan untuk mencapai kesadaran merek seperti beberapa contoh brand populer yang telah disebutkan di awal tadi.

Brand awareness yang kuat merupakan hasil dari banyak usaha yang dilakukan secara bersamaan dan terus menerus. Upaya yang dimaksud juga tidak hanya sebatas membuat iklan saja. Untuk menciptakan kesadaran merek yang kuat, maka diperlukan fondasi dan kesan yang kuat pula bagi sasaran target demografis bisnis Anda. Berikut ini beberapa tips dan trik yang bisa dilakukan.

1. Jadilah Orang, Bukan Perusahaan

Jika ingin meninggalkan kesan yang kuat pada calon pelanggan, Anda harus lebih fokus pada sifat  dan keunikan merek. Jangan hanya memperkenalkan diri sebagai perusahaan yang menjual barang.

Gali lebih dalam tentang merek Anda, filosofi yang digunakan, serta tujuan dalam jangka panjang. Hal-hal seperti ini biasanya akan membuat merek Anda terlihat lebih menarik di mata para audiens. Cari tahu kata-kata atau gambaran seperti apa yang bisa digunakan untuk memperkenalkan merek Anda kepada khalayak.

2. Bersosialisasi

Manusia saling terhubung dengan bersosialisasi, begitu juga dengan merek Anda. Jangan hanya berusaha terhubung dengan calon pelanggan hanya ketika akan melakukan penjualan saja. Pasalnya hal ini akan membuat bisnis Anda dikenal sebagai perusahaan yang hanya berniat untuk berjualan saja.

Lakukan interaksi dengan cara membuat unggahan yang tidak terkait dengan produk atau layanan. Anda juga bisa melemparkan pertanyaan, menjawab komentar atau membagikan konten lain yang Anda suka. Perlakukan akun media sosial seperti layaknya seseorang yang berusaha mencari teman baru, bukan bisnis yang berusaha mencari keuntungan semata.

3. Sampaikan Cerita

Menyampaikan kisah merupakan salah satu strategi pemasaran yang paling efektif. Pasalnya, hal ini dapat membuat target audiens merasa terikat dan terhubung lebih dekat  dengan merek Anda. Sebuah narasi yang baik akan memberikan suatu kedalaman pada merek Anda dan membuatnya terasa lebih dekat. 

Anda bisa menyampaikan cerita apapun asalkan benar. Misalnya, kisah inspirasi pendiri perusahaan, kisah tentang produk pertama Anda, atau perjuangan yang dilakukan sampai akhirnya berhasil mencapai kesuksesan. 

4. Buatlah agar Berbagi menjadi Mudah

Apa pun industri, produk, strategi pemasaran maupun target pasar Anda, buatlah agar konten Anda mudah dibagikan oleh para audiens. Konten yang dimaksud di sini bisa berupa unggahan di media sosial, video, laman produk, unggahan blog, dan lain-lain. Tak peduli apa bentuk konten Anda, yang jelas harus mudah dibagikan ke audiens lainnya. 

Ingatlah bahwa model pemasaran getok tular atau dari mulut ke mulut masih merupakan cara pemasaran yang paling efektif. Ketika seseorang sering mendengar nama merek Anda dan melihat teman atau keluarga mereka menggunakan salah satu produk Anda, maka ia akan mulai memperhatikan dan penasaran dengan merek Anda. 

Brand awareness adalah tentang membuat kesan yang mendalam dan melekat pada para audiens. Karena itulah, Anda tentu tidak ingin meninggalkan kesan pada mereka bahwa Anda hanyalah perusahaan yang menginginkan uang, partisipasi dan kesetiaan. Anda harus mampu meyakinkan mereka bahwa merek yang ditawarkan akan memberikan suatu nilai lebih bagi mereka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here