Kerajinan dari barang bekas ada banyak jenisnya. Umumnya, produk ini dipakai untuk hiasan sampai ke produk rumah tangga yang bermanfaat. Sayangnya, pelaku UKM yang bergerak di bidang kerajinan barang bekas tidak terlalu banyak. Padahal prospek yang diberikan cukup banyak dan menguntungkan.

Anda bisa membuat kerajinan barang bekas untuk dipakai sendiri. Selanjutnya kalau sudah terbiasa, produksi barang kerajinan bisa dilakukan untuk memenuhi pasar. Passive income atau bahkan penghasilan yang lebih besar bisa didapatkan dengan lebih mudah. Berikut ide kerajinan barang bekas yang bisa dipakai.

Baca juga: Explosion Box: Peluang Usaha Menjanjikan Pada Masa Kini

1. Vas di Bohlam Bekas


Bohlam bekas umumnya hanya akan dibuang begitu saja atau dipecahkan. Selebihnya, jarang sekali dipakai untuk produk daur ulang. Kalau Anda memiliki bohlam bulat dari lampu tembaga yang sudah tidak terpakai, coba lubangi bagian atasnya dan buang isinya.

Selanjutnya, kaca bening yang bentuknya mirip tabung di dalam laboratorium bisa digunakan untuk vas. Anda bisa memasukkan bunga plastik ke dalamnya lalu dipajang di meja. Selain itu, bohlam juga bisa digunakan untuk membuat akuarium mini untuk ikan kecil.

2. Bunga Plastik dari Sedotan Bekas


Sedotan dari bahan plastik sangat berbahaya kalau dibuang di luar. Selain jumlahnya banyak, bahan ini juga tidak akan mudah terurai. Banyak aktivis meminta kita semua menggunakan sedotan logam agar tidak sekali pakai.

Sedotan plastik yang tidak terpakai lagi dan memiliki ukuran sama bisa dicuci bersih. Selanjutnya bisa dilipat dan ditekuk hingga menyerupai bunga seperti bintang. Kalau jumlahnya banyak bisa disusun menjadi seperti tanaman.

Selanjutnya kalau sedotan yang dipakai ukurannya besar, bisa digunting menyerupai kelopak bunga. Selanjutnya bisa disusun menjadi seperti bunga matahari atau dahlia.

3. Pot Lucu dari Botol Bekas


Botol bekas dari minuman ringan ukuran 600 ml atau 1500 ml bisa diubah menjadi pot lucu. Anda bisa memangkas bagian atas lalu di bagian bawah dihias dengan cat aneka warna. Pot ini bisa dipakai untuk tanaman yang ukurannya kecil di dalam ruangan atau indoor.

Kalau Anda tidak mau menggunakannya untuk bertanam, bisa dipakai sebagai vas atau wadah untuk alat tulis. Yang paling penting, bagian dari botol dihias dan bagian yang kasar serta tajam bisa dihilangkan. Botol juga bisa dilapisi dengan kain agar terlihat lebih menarik.

4. Tempat Perabot dari Kaleng Bekas


Kaleng bekas seperti bekas krimer kental manis atau buah kalengan bisa dimanfaatkan menjadi wadah perabot. Bisa digantung di dapur untuk tempat sendok, garpu, dan alat masak lainnya.

Kaleng bekas yang sudah tidak dipakai bisa dilubangi bagian atasnya. Selanjutnya, haluskan bagian yang masih terlihat kasar dan tajam. Anda bisa membungkus bagian luar kaleng dengan kertas atau mengecatnya. Jangan lupa bagian atas dilubangi agar bisa digantung.

5. Keset dari Kain Perca


Kain perca yang terlalu kecil bisa digunakan untuk membuat keset. Kain bisa disambung menjadi satu lali rangkai menjadi keset yang lembut dan empuk. Kalau kain yang dipakai terlalu kecil bisa dibuatkan menjadi keset dengan merangkainya pakai mesin jahit.

Siapkan kain berbentuk segi empat, lalu rangkai satu per satu kain yang sudah dilipat di sana. jahit melingkar sampai semua permukaan kain segi empat ditutupi. Anda bisa memilih keset jenis pertama atau jenis kedua.

6. Hiasan Dinding dari Stik Es Krim Bekas


Stik es krim yang bentuknya kecil seperti tidak memiliki fungsi sama sekali. Padahal, kalau dimanfaatkan dengan baik, Anda bisa membuat semacam hiasan yang bisa diletakkan di dinding atau di atas meja. Segala bentuk bisa dibuat, tergantung dengan kreativitas yang Anda miliki.

Kerajinan dari barang bekas ini mirip sekali dengan menyusun lego. Selama memiliki kreativitas tinggi, Anda bisa membuat berbagai bentuk yang dikehendaki. Stik bisa direkatkan dengan lem khusus. Selanjutnya, Anda bisa memberikan warna dengan cat agar tampilan lebih menarik.

7. Tas Belanja dari Bungkus Minuman Instan


Bungkus minuman instan baik itu kopi atau susu bisa dipakai untuk tas belanja dengan menyusunnya. Umumnya plastik akan disusun dahulu menjadi bentuk lembaran panjang seperti kain. Selanjutnya, bungkus ini dibentuk menjadi bentuk dengan melipat, memotong, dan direkatkan.

Selain dengan cara di atas, Anda juga bisa membuat semacam anyaman. Gunakan plastik yang panjang layaknya seperti kain atau benang. Selanjutnya, kaitkan satu dengan lainnya untuk dibentuk menjadi tas.

8. Lampu Hias dari Botol Bekas


Botol bekas bisa dibuat menjadi lampu hias dan diletakkan di atas meja. Anda bisa menggunting botol khususnya di bagian bawahnya. Selanjutnya, beri warna agar menarik dan susun menjadi seperti bunga-bunga. Bagian tengah dari botol bisa diberi tempat lampu yang tersambung ke kabel.

Susun menjadi seperti tanaman dengan banyak bunga. Beri warna botol jadi warna-warni atau sesuaikan dengan warna lampu yang dipasang ke sana. Lampu bisa dinyalakan saat sudah malam hari. Misal pengganti lampu utama sehingga ruangan terlihat menarik dengan lampu warna-warni.

9. Lampion dari Sendok Bekas


Sering membeli makanan secara take away dan mendapatkan sendok plastik dengan warna putih? Sendok itu kalau dikumpulkan dalam jumlah banyak bisa dipakai untuk membuat lampion yang unik. Anda bisa memakai botol besar yang dipotong jadi separuh. Selanjutnya susun bagian atas dari sendok secara melingkar.

Susunan ini terlihat unik seperti kelopak bunga putih yang melingkar. Jika semua permukaan sudah ditutupi, bagian dari tengah botol bisa diberi lampu dan disambungkan dengan kabel. 

Oh ya, sendok plastik yang digunakan juga bisa diberi warna dahulu dengan cara dicat. Dengan begitu, lampion yang dihasilkan tidak hanya satu warna saja, tapi bisa beragam tergantung dengan selera atau permintaan dari pasar.

10. Boneka Kecil dari Kain Bekas


Kain bekas yang ukurannya agak besar bisa dipakai untuk membuat boneka kecil. Anda bisa membuat pola di kain lalu menjahitnya menjadi bentuk tertentu, misal boneka atau bentuk-bentuk sederhana lainnya. Bagian dalam dari pola bisa diisi dengan sisa potongan kain atau bahan lain sampai padat.

Boneka kecil cukup menarik untuk dijadikan aksesori. Misal Anda menjadikannya gantungan kunci atau aksesori rambut. Asal bisa disesuaikan dengan kebutuhan dari konsumen, Anda bisa menjual apa saja dengan mudah.

Kerajinan dari barang bekas umumnya membutuhkan proses pengembangan yang tidak terlalu lama. Selama sampel sudah dibuat dan diterima dengan baik, proses produksi bisa segera dilakukan secara massal. Selanjutnya, proses pengecekan kualitas harus dilakukan agar selalu sesuai dengan standar.

Terpenting dari semua, Anda harus mendapatkan suplai barang bekas secara berkala dan jumlahnya stabil. Apabila barang bekasnya sulit dicari dan langka, proses produksi tidak akan bisa berjalan dengan cepat. Efeknya, Anda akan sulit memanfaatkan permintaan yang tinggi di pasar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here