Motivasi sukses kerap menjadi dorongan untuk tetap semangat dalam menjalani hidup. Itu karena setiap orang pernah merasakan keinginan untuk menyerah terhadap sesuatu. Memang sangat mudah untuk sampai di titik hal mana sudah menghabiskan banyak waktu dan energi untuk mencapai tujuan, tetapi tidak kunjung membuahkan hasil. Siklus antara antusiasme, kreativitas, dan kegembiraan dengan keputusasaan dan keinginan untuk berhenti bukanlah sesuatu yang tak lazim.

Namun, apakah Anda mau diliputi rasa takut untuk maju? Tentu saja tidak, kan? Yuk, kalahkan negativisme dalam diri dengan memahami 9 motivasi sukses berikut ini

Baca juga: Motivasi Hidup Sukses Rico Huang, Memulai Bisnis Dari Nol

1. “Tidak ada Kesuksesan yang Instan.”


Derek Sivers sejak dahulu ingin menjadi penyanyi. Dia berlatih selama 15 tahun, mengadakan tur sebagai penyanyi utama, dan terus mencari cara untuk mengembangkan dirinya. Namun, di kala perjuangannya, Derek selalu mendengar pendapat yang sama: “Derek, kamu bukanlah penyanyi. Kamu benar-benar harus berhenti mencoba.”

Namun, suatu hari, suara Derek mulai mengalami perkembangan menjadi lebih baik. Setelah 15 tahun perjuangan dan melakukan ribuan konser, dia akhirnya menjadi penyanyi yang baik, setidaknya menurut standarnya sendiri. Lalu, apa yang terjadi? Orang-orang mulai berkata: “Kemampuan bernyanyi adalah berkat yang kamu dapatkan sejak lahir atau tidak sama sekali. Kamu beruntung. Kamu lahir dengan berkat itu!”

Lewat kisah singkat tersebut, Anda dapat melihat bahwa masih banyak orang yang percaya dengan kesuksesan instan. Sayangnya, tidak ada orang yang bangun dari tidur, memutuskan untuk memulai bisnis, dan langsung sukses pagi itu juga. Semuanya membutuhkan proses yang berat dan panjang. Jadi, untuk Anda yang masih berjuang saat ini, tetap positif bahwa tujuan pasti akan tercapai!

2. “Jika Menginginkan Sesuatu, Berjuanglah untuk Mendapatkannya.”


Fransen Susanto, seorang konglomerat yang saat ini memiliki rumah produksi film sendiri, dahulu adalah seorang cleaning service. Dia berusaha keras dari nol hingga bisa sebesar seperti sekarang. Fransen kini sudah menikah dan memiliki anak-anak yang sangat dia sayangi.

Suatu ketika, anak pertamanya menginginkan konsol permainan terbaru dan mengatakannya pada sang ayah. Apakah Fransen langsung membelikannya? Tidak. Dia justru mengajak si anak untuk ikut bekerja di rumah produksinya. Si anak berkata bahwa dirinya tidak bisa dan belum pernah melakukan pekerjaan tersebut. Kemudian, Fransen berkata: “kalau kamu menginginkan sesuatu, kamu harus berusaha untuk mendapatkannya.”

Hidup tidak akan selalu berada di atas. Ada kalanya kehidupan berputar 180 derajat. Seseorang yang terbiasa dimanjakan dan dipenuhi segala keperluannya, tidak akan mengerti arti perjuangan. Ketika kehidupannya berubah, dia akan sulit untuk menerima keadaan dan mudah menyerah. Namun, jika terbiasa dengan perjuangan, ia tidak akan kaget dengan siklus hidup dan tetap akan berjuang mencapai sesuatu yang lebih baik.

3. “Manusia Tidak Bisa Hidup Sendirian.”


Suatu ketika, ada seorang pria yang menjadi pengusaha yang sukses dan kaya raya. Apa yang dia inginkan bisa diperoleh tanpa bersusah payah. Kemudian, dia membangun rumah yang begitu megah disertai tembok dari berlian dan lantai dari emas. Rumah tersebut hanya untuk dirinya sendiri dan tidak ada seorang pun yang akan diundang ke kediamannya. Pria itu hanya ingin bersenang-senang dan menikmati hidup seorang diri.

Dia tetap bekerja dan bersenang-senang setiap hari tanpa peduli dengan kehadiran orang lain. Namun, setelah sekian lama, pria itu akhirnya sadar bahwa ada yang kurang. Dirinya merasa “hampa” walaupun sedang bersenang-senang. Semewah apapun hunian yang dia miliki, perasaannya tak kunjung bahagia. Pria itu tersadar bahwa dia membutuhkan orang lain di sisinya.

Memang benar. Manusia membutuhkan manusia lain untuk bertahan hidup. Sesukses, sekaya, dan seterkenal apa pun diri Anda, tidak akan bisa hidup seorang diri. Maka dari itu, jangan pernah lupakan orang-orang di sekeliling Anda. Sempatkan waktu untuk berbagi kebahagiaan dengan orang lain dan membantu mereka. Hidup ini akan lebih berwarna jika dijalani bersama-sama!

4. “Setiap Kejadian adalah Pengalaman Berharga.”


Tidak semua kejadian berakhir dengan baik. Ada pula peristiwa-peristiwa buruk yang terjadi dalam hidup kita. Namun, kebanyakan orang cenderung mengeluh atau bahkan menyerah ketika ditimpa ujian, cobaan, maupun musibah. Lantas, bagaimana cara menyikapi setiap kejadian, baik itu suka maupun duka? Jadikanlah semua itu sebagai pengalaman berharga!

Kejadian yang dimaksud tidak hanya dialami diri sendiri, tetapi juga orang lain. Anda dapat mempelajari peristiwa-peristiwa yang dialami orang lain sebagai pembelajaran. Misalnya, ketika seseorang sukses, pelajarilah bagaimana cara mereka menghadapi permasalahan. Jadi, saat Anda sewaktu-waktu terjatuh, Anda bisa tetap bersyukur dengan apa dimiliki dan terinspirasi untuk bangkit kembali.

5. “Kekayaan Harta Merupakan Sesuatu yang Tidak Akan Membuat Manusia Merasa Cukup.”


Berapakah harta yang membuat Anda cukup? Bagi John D. Rockefeller, jawabannya adalah “kurang sedikit lagi.” Pada puncak kejayaannya, Rockefeller memiliki penghasilan bersih sekitar 1 persen dari seluruh ekonomi milik Amerika Serikat. Dia memiliki 90 persen dari semua industri minyak dan gas selama masa kejayaannya. Jika dibandingkan dengan orang-orang terkaya di dunia, mereka bisa jadi bukan apa-apa bagi Rockefeller. Namun, dia tetap menginginkan “sedikit lagi”.

Sebelum mengetahui berapa banyak kekayaan yang cukup, Anda harus tahu arti “cukup” yang sebenarnya. “Cukup” bukanlah sekadar jumlah, tetapi juga sebuah sikap. Bukan berarti Anda tidak membutuhkan harta untuk hidup. Tentu saja butuh! Namun, ingatlah bahwa segala bentuk harta hanyalah sebuah alat untuk memenuhi kebutuhan. Jika kebutuhan sudah terpenuhi, itu artinya Anda sudah berkecukupan.

6. “Jangan Menilai Manusia dari Kekayaan atau Popularitasnya, Melainkan Nilai dari Kebaikan Hatinya.”


Alkisah, ada dua orang anak yang tinggal bersama sang ibu. Mereka memiliki cita-cita yang berbeda. Sang kakak ingin menjadi aktor terkenal dan kaya raya, sedangkan sang adik ingin membuka bisnis peternakan. Keduanya mampu mencapai keberhasilan setelah bersusah payah selama bertahun-tahun. Sang ibu pun tidak pernah menuntut macam-macam pada anak-anaknya dan tetap hidup sederhana.

Selang beberapa tahun kemudian, usaha peternakan sang adik mengalami krisis. Dia kesulitan untuk mempertahankan bisnis. Selain itu, sang ibu juga sudah tua dan mulai sakit-sakitan sehingga harus dirawat di rumah. Walaupun sedang kesulitan ekonomi, sang adik tetap tulus merawat ibunda tercinta. Sementara sang kakak menjadi sombong, menolak meminjamkan uang pada sang adik, dan tidak pernah mau menjenguk sang ibu.

Menurut Anda, apakah perilaku sang kakak benar? Pastinya tidak, kan? Anda boleh menjadi kaya dan populer, tetapi jangan lupa untuk berbuat baik kepada sesama. Jika ingin menjadi sukses, ingatlah bahwa akhlak mulia tetap harus dijunjung tinggi!

7. “Teman adalah Penentu Masa Depan.”


Teman merupakan salah satu motivasi sukses sekaligus penentu masa depan. Bagaimana bisa? Sebagai manusia, memang lazim untuk haus akan penerimaan. Manusia menginginkan pengakuan. Ingin mendapatkan kepemilikan. Nah, teman-temanlah yang memberikan hal-hal tersebut. Oleh sebab itu, teman-teman memiliki kemampuan untuk mempengaruhi pikiran, atmosfer, dan keputusan Anda.

Suatu ketika, ada dua orang teman yang berasal dari keluarga kurang mampu. Sebut saja John dan Dave. John tidak tertarik memperoleh uang dengan melakukan cara yang tidak halal, sedangkan Dave sebaliknya. Dave lebih memilih berteman dengan kelompok yang mengajarkannya jalan yang salah. Dia terpengaruh oleh uang dan kecanduan rokok. Sementara John memilih menjauhi kelompok tersebut.

Berapa kali pun Dave diingatkan oleh John, dia tidak menggubris sama sekali. Sampai akhirnya, John dan Dave tidak lagi ngobrol seperti dahulu. Dave percaya bahwa dia tidak akan tertangkap karena melakukan kejahatan. Namun, dua tahun kemudian, Dave dipenjara karena menjual narkoba dan merampok toko.

Sementara itu, John menghabiskan waktu bersama teman-teman yang positif. Mereka berbagi ide brilian, berdiskusi secara sehat, dan belajar ilmu yang halal bersama. Setelah perjuangan keras bertahun-tahun lamanya dan dengan keterbatasan yang dia miliki, John berhasil menjadi eksekutif di perusahaan teknologi raksasa.

Bisa jadi Anda menganggap bahwa Anda cukup kuat untuk berpikir dan berlaku positif walau lingkungan sekitar berada di sisi sebaliknya. Namun, hal ini nyaris mustahil untuk dilakukan. Semakin lama berteman dengan seseorang maka semakin manusia mudah terpengaruh oleh orang tersebut. Jadi, carilah teman-teman yang dapat membawa Anda menuju kesuksesan!

8. “Mulailah darimana Anda Berasal. Gunakan Apapun yang Dimiliki. Lakukan Apapun yang Anda Bisa.”


Sukses itu seperti apa? Apakah harus kaya raya? Terkenal ke seluruh penjuru negeri? Atau harus memiliki jabatan tinggi? Setiap orang sebenarnya memiliki kesuksesan versi mereka sendiri dan tidak bisa disamakan dengan orang lain. Salah besar jika Anda mengejar kesuksesan yang terpatok oleh standar masyarakat.

Punya bisnis sembako kecil-kecilan, tetapi sudah bisa mencukupi kebutuhan seluruh keluarga? Itu artinya Anda sukses. Berhasil menurunkan berat badan setelah mengalami obesitas? Itu berarti Anda sukses. Bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan, lalu mencetak prestasi yang gemilang? Itu juga sukses!

Kuncinya, jadikan kesuksesan orang lain sebagai inspirasi dan pelajaran, bukan sebagai target. Kalau Anda bisa sukses dengan cara yang sederhana, mengapa harus memenuhi standar masyarakat? Hal terpenting adalah mulai dari mana Anda berasal, manfaatkan segala aset yang dimiliki, dan lakukan sesuai kemampuan diri sendiri!

9. “Jangan Membatasi Tantangan. Tantanglah Batas Anda.”


Terkadang, orang-orang lebih memilih untuk berada dalam zona nyaman. Mereka enggan untuk keluar dan mencoba tantangan baru. Alasannya? Tentu saja karena tidak ingin menghadapi lebih banyak masalah.

Dengan sikap membatasi diri seperti ini, orang cenderung sulit untuk berkembang. Ditambah lagi, bisa-bisa mereka tidak mengetahui adanya bakat terpendam dalam diri sendiri.

Maka dari itu, jangan merasa diri Anda kecil. Katakan pada diri sendiri bahwa Anda mampu dan kompeten. Percayalah bahwa Anda bisa melakukan yang terbaik. Yuk, pantang menyerah dan tantang batasan diri!

Itulah 9 motivasi sukses yang dapat menambah semangat dan antusiasme Anda. Jika ingin lebih termotivasi, cobalah tuliskan setiap kalimat motivasi sukses tadi di atas kertas. Kemudian, tempelkan kertas-kertas motivasi sukses tersebut di ruang-ruang yang sering digunakan. Kalimat-kalimat tersebut akan menjadi pengingat bagi Anda untuk terus melangkah maju.

Sekian informasi kali ini. Semoga bermanfaat dan salam sukses!

Baca juga: Motivasi Penyemangat: Ada Pelangi Menanti di Ujung Badai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here