Ide bisnis untuk UKM atau usaha kecil sangat banyak, salah satunya jualan case HP. Mengapa harus jualan aksesori ini ketimbang bisnis lain, misal kuliner atau pakaian? Karena pelakunya masih tidak terlalu banyak dan peminat case HP tidak sedikit. Apalagi ada jutaan HP terpakai di Indonesia.

Anda hanya perlu mendapatkan sepersekian persen dari pasar untuk mendapatkan keuntungan. Selain itu, selama produk yang dijual berkualitas, bukan tidak mungkin mendatangkan lebih banyak “cuan”. Kalau Anda ingin mencoba bisnis case HP, simak dahulu artikel di bawah ini dengan baik. 


Peluang Menjual Case HP


Membicarakan peluang untuk menjual case HP sebenarnya sulit untuk mengatakan besar atau kecil. Karena setiap wilayah bisa memiliki persaingan yang berbeda-beda. Misal persaingan di kawasan Jakarta dan Semarang. Untuk itu, kenali dahulu target market yang akan dijadikan sasaran.

Bisnis case HP sebenarnya memberikan dua peluang sekaligus. Pertama, peluang untuk dijual secara offline. Misal dengan membuka toko atau gerai sendiri. Kedua adalah peluang untuk dijual secara online. Anda bisa membuat toko online sendiri atau ikut bergabung ke marketplace.

Jenis case yang dijual jenisnya juga banyak mulai dari case standar, premium, hingga case custom. Tugas Anda adalah mengetahui mana yang akan dipilih sesuai dengan target marketnya. Misal untuk ponsel flagship seperti iPhone, casing yang dijual tentu jenis premium.

Sebaliknya kalau Anda menjaring konsumen pemakai ponsel mid-end dan low-end, casing standar dan custom mungkin akan laku. Jadi, dalam dunia casing ini ada banyak segmen yang bisa diambil. Anda bisa mengambil salah satu segmen atau mengambil semuanya.

Persiapan Jualan Case HP


Sebelum mulai menjual casing HP ke customer langsung atau marketplace, lakukan beberapa persiapan penting di bawah ini.

1. Mengetahui Tren di Pasar

Hal pertama yang harus dipersiapkan kalau ingin jualan case HP adalah mengetahui tren di pasar. Setiap ada ponsel baru yang keluar, casing yang baru juga akan diproduksi untuk mencukupi kebutuhan aksesorinya. Selain itu, ponsel yang sedang banyak dibeli juga wajib dijadikan sasaran.

Misal dalam setengah tahun pertama, ponsel dari Xiaomi sedang tren varian tertentu. Begitu pun dengan ponsel Samsung dan Oppo. Casing untuk ponsel itu bisa dipakai untuk target jualan daripada menjual jenis lain yang tidak diminati.

2. Mengetahui Target Market dengan Jelas

Anda harus tahu target market dengan baik apakah casing akan dijual pada anak muda atau akan dijual pada mereka yang sudah bekerja dan dewasa. Dengan target market yang jelas, Anda akan tahu jenis casing yang dijual beserta dengan kualitasnya.

Kalau targetnya anak muda yang belum bekerja seperti anak sekolahan atau kuliahan, kemungkinan besar harga jualnya tidak akan tinggi. Berbeda dengan menjual pada target orang yang sudah bekerja.

Baca juga: 5 Tips Jitu Menentukan Target Pasar Bisnis UKM Anda

3. Tahu Jenis Casing yang Akan Dijual

Anda wajib tahu jenis casing apa saja yang akan dijual. Casing yang dipakai ada yang jenis biasa dengan bentuk seperti silikon. Ada yang mirip sekali dengan dompet dan lainnya. Masing-masing bahan akan menentukan harga jual dari produk di pasaran.

Selain casing standar yang ada di pasaran, Anda juga bisa menjual casing custom yang bisa dipesan sendiri oleh customer. Misal custom dengan menggunakan gambar atau foto tertentu. Casing jenis ini biasanya diminati oleh banyak orang dan harga jualnya cukup tinggi.

4. Survei Harga di Pasaran

Sebelum jualan, tidak ada salahnya untuk jalan-jalan dahulu ke mall yang menjadi pusat dari ponsel dan aksesori. Anda bisa keluar masuk toko casing untuk melihat berapa kisaran harga casing yang ada di sana dan bagaimana kualitas produk yang akan didapatkan.

Selain langsung datang ke mall, Anda juga bisa mengecek harga ke marketplace. Ketikkan kata kunci tertentu sesuai dengan jenis ponsel. Selanjutnya catat berapa harga, jenis, dan juga kualitasnya kalau ada. Dari data yang sudah didapatkan ini Anda bisa menentukan kisaran harga jual dari produk.

5. Buat Sendiri atau Reseller

Anda harus tahu apakah casing yang nantinya dijual itu membuat sendiri dengan mesin khusus atau reseller. Kalau buat sendiri, Anda harus membeli mesin yang harganya tidak akan murah. Namun, bisa memproduksi puluhan bahkan ratusan produk sehingga harga jualnya lebih miring.

Kalau belum ada modal untuk beli mesin pembuat casing, Anda bisa menjual barang reseller. Cari supplier yang memberikan harga murah sehingga Anda masih bisa mendapatkan keuntungan.

6. Mekanisme Promosi

Buat mekanisme promosi yang tepat agar produk bisa terjual dengan lebih cepat dan mudah. Misal dengan promosi di media sosial yang sudah dibuat sebelumnya. Selain itu, Anda juga bisa promosi secara langsung ke teman atau kerabat.

7. Modal dan Untung yang Didapatkan

Modal awal untuk bisnis ini tergantung dengan berapa banyak jenis merek ponsel dan seberapa mampu Anda memiliki stok sendiri. Siapkan sekitar Rp10 juta untuk permulaan dan tingkatkan kalau memang ada tren positif.

Cara Menjual Case HP


Tidak ada trik khusus untuk menjual casing HP kepada konsumen. Anda bisa melakukan promosi seperti biasa atau diberi pemicu seperti potongan harga. Selebihnya, lakukan pemasaran standar untuk menciptakan pasar terlebih dahulu.

Cara lain yang bisa dilakukan kalau Anda membuka toko offline di pusat ponsel adalah bekerja sama dengan toko gadget. Misal dengan memberikan voucher kepada pembeli ponsel. Jadi, mereka akan langsung memakai voucher itu ke toko Anda untuk melengkapi gadget yang sudah dibeli.

Hal yang Wajib Diperhatikan


Menghindari adanya kegagalan atau bangkrut, perhatikan hal ini selama menjalankan bisnis casing HP.

  • Jangan menyetok barang terlalu banyak kalau Anda merasa tren penjualannya biasa saja dan tidak ada peningkatan sama sekali. Kalau jenis ponsel baru muncul, casing ini tidak akan laku.
  • Selalu perhatikan jenis tren yang ada di pasaran. Biasanya casing jenis baru akan muncul dan diminati oleh banyak orang.
  • Pastikan desain sudah sesuai dengan permintaan pembeli kalau menjual casing jenis custom. Pastikan berkali-kali sampai tidak ada revisi lagi.
  • Hindari menjual produk yang kualitasnya rendah. Meski secara harga murah, konsumen bisa kecewa dan akhirnya menurunkan kredibilitas toko yang dibangun.

Jualan case HP mungkin terlihat sepele. Apalagi, harga dari produk ini tidak terlalu tinggi. Kecuali jenis khusus yang harganya bisa ratusan ribu. Misal jenis custom yang dibuat sesuai dengan pesanan dan diberi elemen lain semisal perhiasan sehingga harga jual bisa mengalami kenaikan.

Hal terpenting saat menjual produk casing HP adalah mampu membaca peluang yang ada. Jangan cuma ikut-ikutan dan akhirnya banyak produk casing tidak laku dan menciptakan kerugian. Selalu cek tren yang ada di pasaran agar bisa menjual produk yang memang diminati dan dibutuhkan konsumen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here