Ketika berselancar di internet, Anda bisa menemukan berbagai contoh iklan produk yang menarik. Namun, apakah membuat iklan semudah itu? Tidak juga.

Semua orang bisa membuat iklan, tetapi tidak semuanya akan berhasil. Suatu iklan dikatakan berhasil jika ia memberikan dampak yang luar biasa. Salah satu dampak yang bisa dilihat adalah masyarakat yang bisa mengingat jargon hingga lebih memilih produk atau jasa tersebut dibanding lainnya. 

Jika ingin membuat iklan yang baik, Anda harus memahami definisi iklan terlebih dahulu. Iklan adalah pesan tertulis atau visual yang ditujukan untuk mempromosikan produk, jasa, atau kampanye tertentu. Simak ulasan lebih lanjut soal iklan berikut.

Jenis Iklan

Pola penyampaian iklan haruslah berbeda di tiap media. Berikut jenis-jenis iklan berdasarkan media pembuatannya.

Iklan Cetak


Iklan cetak pertama kali digunakan pada 1472 di Inggris. Sejak saat itu, iklan ini telah digunakan oleh berbagai media cetak, seperti koran, majalah, brosur, dan billboard. Jika menginginkan iklan jenis ini, Anda bisa meminta penerbit untuk memasang iklan di media cetak mereka.

Iklan Radio


Iklan ini pertama kali diperkenalkan pada 1920 ketika stasiun radio komersial pertama dibuka di Amerika Serikat. Hingga saat ini, iklan melalui radio masih sering digunakan oleh para pelaku bisnis untuk memperluas jangkauan produk atau jasa. 

Iklan Televisi


Saat pertama kali digunakan pada 1940, iklan televisi umumnya hanya menayangkan barang sehari-hari dan kampanye politik. Kini, para pengiklan bisa memanfaatkan media televisi untuk mempromosikan apa saja. Mengingat televisi banyak diminati, biasanya biaya tayang per iklan sangat mahal.

Iklan Internet


Iklan internet yang baru-baru ini ramai dibicarakan sebenarnya sudah ada sejak pertengahan 1990-an bersama dengan peluncuran iklan banner dari berbagai perusahaan telekomunikasi. Iklan ini berada di tempat strategis di halaman web. Iklan di internet bisa berwujud video, gambar, dan lainnya yang bisa menarik perhatian pengunjung. Iklan yang dulunya hanya berupa iklan satu dimensi kini bisa memberikan warna yang cerdas, lucu, dan mendalam.

Dari keempat jenis iklan di atas, Anda bisa memilih yang sesuai dengan budget atau target konsumen. Namun, jika Anda bisa beriklan di seluruh tempat itu, mengapa tidak?

Jadi, bagaimana cara agar iklan Anda bisa berhasil dan terkenal? Berikut ulasannya.

Contoh Iklan Produk Terkenal Sepanjang Masa

Membuat iklan yang baik membutuhkan kepekaan. Oleh karenanya, banyak orang yang membuka agen periklanan. Namun, sebenarnya Anda juga bisa membuat iklan sendiri asalkan kreatif. Agar bisa menciptakan iklan yang bisa memengaruhi banyak orang dan dikenang sepanjang masa, ambillah inspirasi dari beberapa iklan berikut.

Nike: Just Do It


Nike awalnya adalah produk sepatu yang eksklusif dipasarkan untuk para pelari maraton. Selang beberapa lamanya, orang-orang mulai rajin berolahraga. Departemen marketing merek sepatu ini kemudian menggunakan kesempatan tersebut untuk coba memasarkan produk mereka ke masyarakat luas. Melalui iklan yang singkat tersebut, Nike mampu menambah penjualan hingga 8,4 milyar dolar pada 1998.

Dari keberhasilannya, Anda bisa belajar untuk membuat iklan yang baik dengan menanyakan: Masalah apa dari pelanggan yang bisa diselesaikan dengan produk Anda? Solusi apa yang Anda berikan? Dengan memfokuskan iklan pada masalah inti, Anda bisa terhubung secara emosional dengan pelanggan.

Coke: Share a Coke


Pada 2011 di Australia, Coca-Cola memulai iklan mereka yang telah menarik banyak minat orang. Iklan besar itu dimulai dengan Coca-Cola yang menuliskan 150 nama orang yang paling sering dipakai di negara itu. 

Sejak saat itu, perusahaan di Amerika Serikat juga mengikuti hal serupa dengan nama depan di bagian muka botol dan kaleng Coke tersebut. Pelanggan bahkan bisa memesan desain botol dengan nama pendek atau logo. Pesan dari iklan tersebut adalah mengajak orang untuk berbagi soda mereka dengan orang yang namanya tertulis di kaleng tersebut. Keren, kan?

Volkswagen: Think Small


Banyak para profesional di bidang marketing dan periklanan yang menyebut iklan Volkswagen ini sebagai contoh iklan produk standar emas mereka. Pasalnya, pada zaman itu, orang Amerika lebih suka membeli mobil besar, bahkan hingga 15 tahun setelah Perang Dunia II. 

Lalu, bagaimana iklan ini bisa mengubah persepsi masyarakat untuk membeli mobil Jerman yang kecil? Iklan itu menonjolkan karakter mobil mereka apa adanya dan itulah yang diharapkan oleh masyarakat. Masyarakat menginginkan iklan yang jujur dan tidak melebih-lebihkan.

Google: Year in Search


Apakah Anda sangat bergantung pada teknologi informasi ini? Hampir semua orang menggunakannya, apalagi para pengguna ponsel pintar. Sebagai salah satu perusahaan raksasa teknologi, Google pernah meluncurkan iklan berdasarkan laporan pencarian internet selama 12 bulan terakhir yang dilakukan dari peramban ini.

Pada 2010, Google mengadaptasinya menjadi video selama tiga menit. Sejak saat itu, iklan tersebut telah menjadi pengingat bahwa kita tidak bisa terpisah dari Google. Kita sering mencari informasi berupa berita, buku, maupun artikel melalui mesin peramban ini. Iklan ini secara tidak langsung menyampaikan pesan bahwa perusahaan raksasa itu peduli pada kebutuhan masyarakat akan Google.

Apple: Get a Mac


Perang antara Apple dan PC sudah menjadi perbincangan hebat selama bertahun-tahun lamanya. Iklan ini menampilkan dua orang bernama Mac dan PC. PC tiba-tiba terserang virus flu dan Mac langsung menawarkan untuk meminjamkan sapu tangannya. Namun, PC menafikan kebaikan Mac hingga ia pingsan.

Setelah kemunculan iklan ini, pertumbuhan saham Apple meningkat sebesar 42%. Iklan itu menunjukkan secara gamblang dan tanpa berlebihan tentang apa yang akan pemirsa dapatkan jika mereka membeli Mac. 

Daripada menunjukkan keunggulan produk secara berlebihan dan susah dimengerti, lebih baik menampilkan manfaat produk dengan cara yang lebih mudah dipahami. Dengan begitu, konsumen bisa memahami manfaat yang disampaikan tanpa harus membeli produk atau jasa terlebih dahulu.

Wendy’s: Where’s the Beef?


Pada 1984, Wendy’s merilis sebuah iklan yang menampilkan tiga orang nenek yang sedang duduk di meja dengan roti hamburger yang besar. Kemudian, salah satu nenek memegang gagang telepon seolah sedang komplain, “Mana dagingnya?”

Iklan ini sebenarnya ditujukan untuk menyinggung ukuran daging yang kecil yang disediakan kompetitor mereka. Dengan cepat iklan ini menyadarkan semua orang tentang hal yang mereka lewatkan selama ini dari produk si kompetitor. Walaupun sukses, iklan ini hanya muncul di televisi dan media cetak selama setahun.

KFC: “FCK”


Anda pasti tahu cara membaca tiga huruf kedua di atas. Walaupun terdengar seperti umpatan, itu sebenarnya adalah ucapan permohonan maaf dari KFC. Pada Februari 2018, KFC Inggris kehabisan stok ayam. Adalah sebuah ironi ketika mendengar sebuah perusahaan yang menyediakan makanan olahan ayam kehabisan ayam. Namun, itu benar-benar terjadi.

Dengan bantuan sebuah agensi, KFC bisa mengotak-atik ketiga hurufnya dan menempelnya di seluruh koran Inggris. Iklan itu seolah ingin mengucapkan umpatan karena kejadian tersebut adalah ironi yang amat memalukan. Di bagian bawahnya, perusahaan itu mengucapkan permohonan maaf.

Jika mengalami kesalahan serupa, apakah Anda akan melakukan hal yang sama? Iklan tersebut menunjukkan cara menggabungkan hinaan, humor, dan kebanggaan perusahaan ke dalam sebuah pesan yang bisa menyelamatkan bisnis Anda dari kecaman media.

Nah, dari sejumlah contoh iklan produk di atas, mana nih yang menginspirasi Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here