Home Tutorial Bagaimana Cara Proses Pencucian Usaha Laundry?

Bagaimana Cara Proses Pencucian Usaha Laundry?

0
1351

Melakukan hal sederhana seperti mencuci pakaian bisa merepotkan untuk Anda yang sibuk. Solusi praktisnya adalah menggunakan jasa laundry. Selain itu, Anda juga dapat mencontoh cara bisnis laundry melakukan layanannya. Anda bisa melakukan pencucian seperti pengerjaan ala laundry. Simak proses pencucian di laundry sebagai berikut.

1. Penerimaan Pakaian Kotor

Ketelitian sangat diperlukan ketika memulai layanan. Lakukan penghitungan dengan teliti dan periksa dengan seksama.

  • Menghitung pakaian : hitung jumlah pakaian dengan saksama, timbang dengan alat yang bisa dilihat konsumen, lakukan pencatatan.
  • Membuat tanda terima : konfirmasi data dengan konsumen, menanyakan nama dan jenis layanan yang diinginkan. Misalkan minta pengerjaan cepat atau tidak ingin pakaian yang terlalu wangi. Kemudian berikan tanda terima untuk konsumen untuk dibawa saat mereka mengambil pakaiannya.
  • Pemberian tanda : Pisahkan tiap pakaian dengan menggunakan kantong atau penulisan tertentu, dengan demikian pakaian bisa terhindar dari bercampur dengan pakaian pelanggan lain.

2. Pemilahan Jenis Pakaian

Sebelum memulai proses pencucian di laundry, kelompokkan pakaian sesuai dengan jenisnya. Lakukan pemeriksaan pakaian dengan teliti.

  • Kenali instruksi pencucian pakaian yang bisa ditemukan pada bagian dalam pakaian
  • Pisahkan pakaian berdasarkan cara mencucinya, bisa yang dengan cara dry cleaning atau pencucian dengan air.
  • Pisahkan juga cucian yang mudah luntur dan tidak, berwarna dengan putih serta cucian dengan noda berat yang perlu ditangani khusus.

3. Pembersihan Noda

Pelanggan biasanya akan segera memberitahu bila ada noda tertentu yang perlu di perhatikan. Hal seperti noda kecap, darah, minyak, tinta, memerlukan pembersih khusus agar noda hilang namun kualitas pakaian tetap terjaga.

Cermati juga bagian tersembunyi yang sering menimbulkan noda membandel seperti bagian kerah, lipatan bawah lengan (ketiak) atau bagian bawah celana panjang. Cuci bagian yang biasa terdapat bagian kotor dengan lebih saksama.

4. Sebelum Pencucian

Proses pencucian di laundry dimulai dengan tahapan pra-pencucian, pencucian dan pasca-pencucian. Lakukan perendaman sebelum mulai mencuci. Hal ini penting untuk memberikan waktu untuk persiapan sebelum pencucian utama, dengan alasan:

  • memberikan waktu untuk pakaian ditambahkan dengan pemutih pakaian.
  • Merendam pakaian yang kena noda agar lebih mudah dibersihkan.
  • Proses membunuh kuman dengan bantuan larutan tertentu

5. Pencucian Utama

Saat Anda melakukan pencucian, gunakan sabun cuci baju sesuai dengan pemilahan pakaian yang sudah dilakukan sebelumnya. Ada pakaian yang masuk mesin cuci dan ada pula pakaian yang dicuci secara manual. Anda dapat menambahkan cairan kimia seperti emulsi, alkali atau oxybooster untuk membersihkan noda tertentu berdasarkan tingkat kekotoran cucian.

6. Pembilasan

Cucian akan dibersihkan dengan mesin dan dibilas sesuai dengan jumlah busa yang digunakan. Oleh karena itu, hindari penggunaan sabun cuci pakaian secara berlebihan agar hemat air dan proses pembilasan tidak dilakukan berulang kali.

Pada mesin cuci, lakukan langkah cuci, bilas dan pengeringan sesuai dengan jenis mesin cuci yang dimiliki. Mempercepat proses pembilasan dengan menggunakan menu cuci cepat, tidak disarankan, kecuali bila pelanggan memintanya. Hal ini untuk memastikan pakaian tercuci bersih, terutama yang memiliki noda berat.

7. Pelembutan Pakaian

Agar pakaian bersih juga nyaman dikenakan. Anda dapat menambah pelembut ketika mencuci pakaian. Hal ini dapat menetralkan keasaman pada serat kain dan menghindari kain menjadi kasar atau menimbulkan iritasi.

8. Pengeringan

Langkah selanjutnya adalah menggunakan pengering pada mesin cuci sebelum dijemur untuk mendapatkan panas alami. Pengeringan jadi lebih sempurna dan lebih cepat.  Hindari menggunakan cara ini, bila pakaian memiliki banyak hiasan seperti manik-manik dan cukup diangin-anginkan saja.

9. Penyetrikaan

Ketika menyetrika, Anda juga perlu memperhatikan jenis kain dari pakaian. Letakkan ujung setrikaan pada bagian tersembunyi dari pakaian, bila khawatir pakaian tidak bisa disetrika. Gunakan tingkatan panas terkecil terlebih dahulu untuk awal penyetrikaan agar tidak merusak pakaian. Agar lebih segar, gunakan pewangi setrika untuk memberikan sentuhan wewangian pada pakaian.

10. Penyelesaian

Tambahkan parfum khusus pakaian, sebelum memulai membungkus cucian berdasarkan catatan pesanan. Hal ini memberikan wangi yang lebih tahan lama, dibandingkan pada saat mencuci atau menyetrika.

Itulah langkah-langkah dalam proses pencucian di laundry. Terdapat beberapa langkah yang berbeda dengan saat mencuci pakaian pada umumnya. Selain itu, ada beberapa tambahan proses untuk memberikan hasil akhir yang baik ala laundry.


NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here