Anda suka menulis atau menguasai topik tertentu? Daripada disimpan sendiri di buku tulis atau notes laptop, curahkan pikiran Anda di blog. Pengetahuan-pengetahuan Anda dapat berguna bagi masyarakat luas dan bahkan bisa menghasilkan uang dari blog tersebut.

Cara membuat blog itu mudah, Anda tidak perlu menguasai coding atau desain situs web. Banyak platform yang menyediakan blog secara gratis. Dengan fasilitas tersebut, Anda bisa memiliki blog dengan tujuan personal atau profesional hanya dalam waktu kurang dari 30 menit. Penasaran? Cek langkah-langkahnya di bawah!

 

1. Tentukan Niche

Langkah awal saat akan membikin blog adalah menentukan tema utama. Ini dikenal juga sebagai niche market. Sesuaikan niche dengan keahlian Anda, misalnya topik mengenai pola asuh, kecantikan, berkebun, atau lainnya sesuai ketertarikan Anda. Memilih niche juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan Google Trends. Di sana terdapat topik-topik yang trending di Google Indonesia. 

Pilihlah niche berisi tips atau cara mengerjakan sesuatu. Niche seperti ini sifatnya abadi, artinya akan selalu dicari oleh pembaca. Jika tema blog Anda membahas tentang berkebun, perbanyaklah isi konten blog dengan tips-tips berkebun, seperti misalnya; “cara menanam bunga mawar” atau “cara memilih tanaman yang butuh sedikit perawatan”.

 

2. Pilih Platform Blog

Banyak platform blog yang disediakan secara gratis seperti Blogger atau WordPress. Namun kedua platform blog termasuk jenis hosted, yaitu Anda menumpang di situs web mereka. Nantinya nama website Anda menjadi namasaya.blogspot.com atau namasaya.wordpress.com.

Untuk menggunakan platform ini, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya. Akan tetapi, fiturnya dan tampilannya terbatas. Mereka juga memiliki otoritas untuk menghapus blog Anda jika Anda melanggar aturan yang dibuat oleh pemilik platform.

Jika ingin terlihat lebih profesional dan memiliki keleluasaan untuk menambah fitur, Anda bisa menggunakan platform blog jenis self-hosted seperti WordPress.org. Anda bisa memiliki situs web sepenuhnya seperti namasaya.com, tetapi Anda harus menyewa nama domain dan hosting-nya setiap tahun.

 

3. Menentukan Penyedia Layanan Hosting Dan Domain

Nama alamat situs web seperti namasaya.com adalah domain. Sedangkan hosting adalah tempat untuk menyimpan file-file blog Anda. Keduanya berperan penting bagi blog.

Pilih domain dan hosting yang tepercaya agar blog Anda tidak mati mendadak atau tidak bisa diakses. Contohnya, Anda bisa menggunakan NameCheap untuk domain, Blue Host dan HostGator untuk hosting internasional, untuk hosting Indonesia bisa dicek terlebih dahulu layanan hosting yang bagus. Jika konten Anda berbahasa Inggris, maka Anda bisa memilih hosting internasional.

 

4. Membuat Nama Domain Dengan Matang

Nama domain itu penting karena ini akan mengarahkan orang-orang menuju blog Anda. Maka dari itu, tentukan nama domain dengan matang agar tidak perlu diubah di tengah perjalanan. Jika diubah, maka orang-orang bisa kesulitan mencari blog Anda.

Pilih nama domain yang sesuai dengan topik blognya, mudah diingat, hindari menggunakan tanda strip atau angka karena biasanya dianggap spam. Ada banyak ekstensi pilihan selain .com yaitu .net, .id, .co atau .org. Sebaiknya gunakan .com karena ini lebih familiar di telinga orang lain.

 

5. Registrasi Domain dan Hosting

Cara membuat blog selanjutnya adalah meregristrasi domain dan hosting. Langkah pertama, Anda harus menghubungi penyedia layanan domain untuk menentukan nama blog atau website Anda. Sebelum memasukkan nama domain yang diinginkan, Anda harus mengeceknya terlebih dahulu, apakah sudah terpakai atau belum. Jika nama yang Anda ajukan masih tersedia, maka dilanjutkan dengan pemesanan.

Harga domain beragam, tergantung dari ekstensi yang dipilih. Anda bisa memesan ekstensi khusus seperti namadepan.namabelakang. Nanti penyedia layanan akan mengeluarkan daftar sewa per tahunnya.

Kedua, kontak penyedia layanan hosting. Mereka biasanya sudah memiliki paket layanan beserta spesifikasinya, yaitu kapasitas penyimpanan, bandwidth, hingga tipe hosting-nya seperti web hosting, cloud hosting, WordPress hosting, dan lainnya. Untuk pengguna blog pemula, Anda bisa menggunakan web hosting.

Jika sudah memilih paket dan harganya sesuai dengan anggaran Anda, maka lakukan transaksi sesuai layanan yang dipilih. Paket sewa hosting ada yang per 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, dan per tahun.

 

6. Isi Konten Blog

Langkah selanjutnya setelah domain dan hosting Anda teregistrasi, Anda bisa mengubah judul blog, deskripsi, desain tampilan blog yang sesuai dengan niche. Setelah itu, Anda bisa mulai menulis artikel. Agar lebih menarik, tambahkan gambar, video, atau atur format tulisan seperti cetak miring, huruf tebal, dan lainnya. Setelah itu, klik “publish”.

Pastikan artikel yang Anda buat memiliki bahasa yang sesuai dengan sasaran, memerhatikan kaidah EYD, memiliki tanda baca yang sesuai, serta enak dibaca. Selain itu, pastikan isinya informatif dan sesuai dengan tujuan Anda membuat blog.

Baca Juga: Bagaimana Cara Membuat Konten yang Menarik Pengunjung?

 

Setelah menerapkan cara membuat blog di atas, Anda harus mempromosikan konten Anda. Salah satu caranya adalah mengunggah link konten di media sosial Anda. Jika konten tersebut menarik dan bermanfaat, maka teman-teman Anda bisa menyukainya atau bantu menyebarkannya. Selamat mencoba!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here