Di hati kecil setiap orang, pasti pernah terbesit keinginan untuk menjadi seorang pengusaha. Yang terbayang menjadi pengusaha mungkin adalah bekerja ringan namun memiliki penghasilan yang besar. Kalau tidak, pengusaha bisa jadi ajang untuk menyalurkan hobi atau passion. Lalu, pertanyaannya adalah apakah semua orang bisa jadi pengusaha sukses?

Jika ada kunci atau rumus yang bisa menjawabnya, tentu semua orang akan beralih profesi sekarang. Untuk itu, tentu tidak ada yang seperti itu. Namun, sikap dan sifat seorang pengusaha sukses bisa dipelajari dan diterapkan agar mindset pengusaha Anda berkembang dan turut menuju kesuksesan.

Tahap awal menjadi pengusaha adalah memperbaiki diri sendiri dan terus terbuka pada perubahan. Berikut beberapa sikap yang bisa dipelajari dan diterapkan agar jadi seorang pengusaha sukses.

Menjadi Proaktif


Sikap ini bisa digambarkan sebagai sosok yang suka berinisiatif. Tidak perlu menunggu perintah, orang jenis ini sudah melakukannya karena dia tahu apa yang harus dikerjakannya. Mentalitas seperti ini adalah modal awal menjadi pengusaha.

Tidak hanya itu, berinisiatif juga berarti mampu berpikir lebih jauh dan melihat ke belakang. Melihat ke depan adalah sikap utama yang harus dimiliki pengusaha karena pada tahapnya nanti, seorang pengusaha harus bisa melakkan forecasting atau meramalkan bisnisnya.

Selain itu, inisiatif juga diambil dari orang yang sadar akan pentingnya pengalaman sehingga mampu melihat ke depan. Kemampuan untuk mengevaluasi diri sendiri termasuk dalam sikap yang mau belajar atau berkeinginan memperbaiki diri.

Mempunyai Tujuan


Seorang Jordan Belfort menjadi pialang saham cemerlang karena dia tahu dan ingin melakukannya. Untuk itu, kunci sukses berikutnya adalah kenali potensi diri dan sebisa mungkin cari tujuan untuk direalisasikan.

Tujuan bisa berasal dari kegemaran atau passion yang dimiliki setiap orang. bekerja sesuai passion bisa memberi nilai lebih karena itu berarti seluruh pikiran dan tenaga akan tersalurkan dengan rasa senang. Bekerja secara totalitas dan komitmen tinggi adalah modal untuk menentukan keinginan dan tujuan.

Berani Mengambil Risiko


Jika kondisi sudah terasa begitu jenuh dan membutuhkan perubahan, itulah saatnya untuk bergerak dan mengambil risiko. Biasanya, jika seseorang sudah memiliki tujuan dan sikap proaktif dalam menjalani sesuatu, keberanian dalam mengambil risiko akan muncul secara alamiah.

Dengan keterampilan atau pengetahuan yang dimiliki, kemampuan untuk mengkalkulasikan risiko dan peluang jadi dimiliki. Itulah mengapa Jordan Belfort berani membuka usaha sendiri karena dia sudah tahu seluk beluk dunia saham dan bisa sukses di dalamnya.

Mengetahui Peluang


Ketika pada saatnya nanti menyusun rencana bisnis, salah satu modal utama yang harus dimiliki seorang pengusaha adalah mengetahui dan bisa mendeskripsikan peluang. Sikap ini adalah akumulasi dari sikap sebelum-sebelumnya yaitu proaktif, berani, dan tahu kapan saatnya mengambil risiko.

Mengetahui peluang pun bukan cuma asal feeling, tapi juga sangat ilmiah. Artinya, orang yang ingin jadi pengusaha harus mampu mempraktikan teknik-teknik dalam memproyeksikan suatu bisnis. Sekali lagi, peluang diraih berdasarkan kecermatan menentukan baik buruknya sesuatu hal.

Mau Berpikir di Luar Tempurung


Sikap ini juga penting ketika melakukan forecasting. Pada prinsipnya, jika seseorang tahu bisnis apa yang akan dibuat (misi), maka dia bisa melakukannya dan tahu cara melakukannya (visi)? Jawaban ini akan lebih mudah muncul ketika pengusaha memiliki sikap berpikir out of the box.

Dalam bisnis, eksekusi adalah ujung tombak. Berhasil-gagalnya usaha ada di tahap ini. Cara berpikir out of the box erat hubungannya dengan menggali kreativitas. Untuk mengembangkannya, dibutuhkan tenaga dan pikiran untuk mempelajari sesuatu yang unik terlebih dulu . Kemudian memanfaatkan dan mengaplikasikan pola unik tersebut ke dalam sebuah produk.

Keseluruhan sifat ini tentu memiliki tahapnya masing-masing. Ada yang butuh waktu singkat ketika di tahap menjadi proaktif, ada yang sangat lama. Sifat awal setiap orang tentu berbeda-beda, tapi yang pasti, semua orang bisa jadi pengusaha.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here