Virtual hotel operator (VHO) menjadi fenomena tersendiri dalam dunia perhotelan tanah air beberapa tahun terakhir. Tercatat sejumlah VHO seperti Airy Rooms, RedDoorz, OYO Room, Nida Rooms, hingga Zen Rooms menjadi nama yang akrab di telinga masyarakat Indonesia. 

Menjamurnya fenomena VHO tidak lepas dari perkembangan teknologi serta gaya hidup masyarakat. Penggunaan smartphone yang begitu pesat, ditambah gaya hidup masyarakat yang semakin sering bepergian membuat VHO menjadi solusi akomodasi yang mudah dan praktis. Pemesan dapat mudah untuk memesan kamar hotel atau tempat menginap melalui aplikasi VHO tersebut. 

Nah, agar lebih jelas apa sebetulnya VHO tersebut, mari simak uraian berikut ini. 

Penjelasan Virtual Hotel Operator


Secara singkat, virtual hotel operator adalah operator hotel yang melakukan kerjasama dengan berbagai hotel dengan menerapkan standar mutu pelayanan yang jelas. Umumnya VHO menerapkan tarif hotel yang hemat (budget hotel). Walau begitu, pelayanannya tetap baik karena kamar hotel yang disewakan menerapkan standar mutu, seperti kamar tidur bersih, wifi gratis, perlengkapan mandi, AC, hingga air hangat. 

Sistem Kerja Virtual Hotel Operator 


Kurang lebih sistemnya sama seperti ojek online. VHO tidak memiliki hotel sendiri, melainkan dengan menerapkan kerjasama dengan pemilik hotel sehingga tergabung dalam jaringan VHO tersebut. 

Hotel yang diajak bekerjasama oleh VHO biasanya memiliki lokasi yang strategis. Nilai strategis tersebut dilihat dari kedekatan hotel dengan pusat kota atau destinasi wisata. 

Sebelum sebuah hotel bergabung dalam jaringan VHO, tim VHO akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk memastikan hotel tersebut sesuai standar yang diinginkan. 

VHO kemudian memoles kamar hotel tersebut sesuai standar serta brand yang mereka inginkan. “Polesan” tersebut dapat dilakukan dengan mengubah penampilan kamar, kasur, serta dilengkapi fasilitas penunjang lainnya.  

Tidak semua kamar sebuah hotel nantinya akan ber-brand VHO. Mungkin dalam sebuah hotel, VHO tersebut hanya memiliki beberapa kamar saja. Hal ini terkait perjanjian VHO dengan pemilik hotel tersebut. 

Kelebihan dan Kekurangan Memesan Kamar Via Virtual Hotel Operator 


Terdapat sejumlah kekurangan maupun kelebihan melakukan pemesanan kamar via VHO. Berikut ini penjelasannya.  

Kelebihan

  • Harga kamar hotel secara umum lebih murah. Model bisnis VHO memungkinkan untuk menyediakan kamar hotel dengan harga yang terjangkau. 
  • Pemesanan dapat dilakukan secara gampang melalui aplikasi VHO. 
  • Sering ada promo hotel. Hal ini membuat konsumen senang. 
  • Konsumen memiliki lebih banyak pilihan hotel hemat sehingga lebih gampang memilih tempat menginap yang tepat. 

Kekurangan 

  • Nama VHO yang dikedepankan sebagai brand sehingga terkadang konsumen bingung saat mencari lokasi hotel tersebut. 
  • Layanan yang diperoleh konsumen mungkin berbeda dengan layanan tempat hotel tersebut

Kelebihan dan Kekurangan Model Bisnis Virtual Hotel Operator 


Setelah mengetahui nilai plus-minus dari sisi konsumen, mari kita coba menguak kelebihan dan kekurangan model bisnis VHO dilihat dari sisi hotel. 

Kelebihan 

  • Pihak Hotel terbantu dalam memasarkan unit kamar hotelnya sehingga dapat mendapatkan pelanggan lebih cepat. 
  • Pihak Hotel mendapatkan akses ke pasar yang lebih luas. 
  • Pemilik Hotel dapat belajar untuk beradaptasi dalam lanskap perhotelan di era digital. 

Kekurangan

  • Pemilik hotel harus berbagi keuntungan dengan VHO sebagai imbal jasa ketika ada kamar yang tersewa. 
  • Brand hotel dapat tereduksi dengan brand VHO. 

Dampak Virtual Hotel Operator bagi Perhotelan dan Wisata Di Indonesia


Tak hanya bagi penikmat hotel murah dan pelaku usaha perhotelan, dampak VHO ini juga berperan tidak kecil terhadap dunia wisata dan industri perhotelan secara keseluruhan. Lagi-lagi, seperti dua sisi mata uang, ada plus minus maraknya VHO akhir-akhir ini.

Dilihat dari sisi industri wisata, virtual hotel operator adalah pemicu tumbuhnya sektor ini. Tak pelak dengan menjamurnya hotel murah berkualitas baik memicu orang untuk makin gemar melakukan plesir. Walau memiliki dana minim, setiap orang kini dapat mlakukan wisata ke tempat yang diinginkannya.  

Namun di sisi lain, virtual hotel operator adalah semacam ancaman bagi jaringan hotel kelas atas. Walau menyasar pangsa pasar yang berbeda, namun tetap saja pengaruhnya terasa bagi jaringan hotel yang memiliki tarif kamar lebih mahal. 

Ya, tak pelak adanya VHO memang memberikan dampak positif maupun negatif. Akan tetapi, yang jelas adanya virtual hotel operator adalah fenomena yang tak terbantahkan. Hal ini menjadi realitas yang harus disadari dan perlu kesadaran berbagai pihak untuk beradaptasi atas fenomena ini. Setuju? 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here